oleh

Menjadi Penyangga IKN, Hadapi Revolusi 4.0, Dewan Kalsel Godok SDM

JAKARTA, koranbanjar.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan dituntut untuk siap menghadapi perkembangan kekinian terutama Revolusi Industri 4.0 yang merupakan kebijakan Pemerintah Pusat, dalam kaitannya Kalsel akan menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN) yang berdiri di Kalimantan Timur.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala BPSDM Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setiabudi pada saat membuka Bimbingan Teknik (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pimpinan dan Anggota DPRD, Rabu (29/1/2020) di Jakarta.

Kalsel ke depan menjadi daerah yang sangat strategis sebagai penyangga Ibu Kota Negara baru, untuk itu dirinya berharap kesiapan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menghadapi kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal revolusi industri 4.0.

“Khususnya revolusi industri 4.0 adalah hal yang tidak bisa kita abaikan termasuk DPRD yang merupakan kaitannya peningkatan SDM DPRD itu sendiri,” ujar Teguh.

Dijelaskannya, peningkatan wawasan dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) DPRD merupakan salah satu faktor penting guna menyikapi permasalahan-permasalahan komplek pada hal tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Supian HK menyampaikan selain penyiapan infrastruktur, sumber daya manusia merupakan hal yang penting sebagai provinsi penyangga IKN.

‘’Kesuksesan Kalsel membangun juga tidak lepas dari kesuksesan DPRD, seperti kita ketahui dengan dialihkannya Ibu Kota Negara ke Kalimantan, maka mendatang Kalsel merupakan penyangga ibukota Negara, jadi kami menyiapkan segala infrastruktur wabil khusus SDM DPRD itu sendiri,’’ terangnya.

Senada dengan politisi senior Partai Golkar Kalsel ini, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan M Yani Helmi menyambut baik dengan kebijakan pemerintah pusat terkait revolusi industri 4.0 ini. Menurutnya langkah awal kedepan diharapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat mengoptimalkan pemerintahan yang berbasis digital.

“Sebagai langkah awal kita berharap SKPD mengoptimalkan e-office pada lingkungan kantornya masing-masing,” harapnya.(yon)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: