oleh

Makin Mendunia, 6 Tarian Tradisional Kalsel Ditampilkan Di Finlandia

FINLANDIA, koranbanjar.net – Tarian adat Kalimantan Selatan makin mendunia. Pasalnya, 6 jenis tarian tradisional Banjar ditampilkan di hadapan ratusan tamu undangan di Helsinki, Finlandia.

Itu pada acara ASEAN Day dan Diplomatic Reception HUT RI ke-74 di Finlandia dan dilanjutkan Diplomatic Reception HUT RI ke-74 di Estonia, yang dihelat 6 – 14 Agustus 2019.

Rhony Arifin, salah satu seniman tari Kalimantan Selatan yang diundang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Finlandia dan Estonia menghadiri acara tersrebut mengungkapkan, acara Diplomatic Reception HUT RI ke-74 yang berlangsung di Merisali Hall, Hilton Helsinki Kalastajatorppa, Finlandia, Jumat (9/8/2019) kemarin berlangsung meriah, dihadiri tidak kurang dari 100 tamu undangan.

“Performance yang saya tampilkan bersama kawan-kawan adalah tari tradisional Kalimantan Selatan; Tari Mahelat Lebo, Tarung Mandau, Japin Sigam, Tirik Lalan, Radap Rahayu dan Bagandut,” ujar Rhony saat dihubungi koranbanjar.net, Minggu (11/8/2019).

Ia menjelaskan, tari yang ia tampilkan merupakan tari tradisional asli Kalimantan Selatan. Dari rangkaian acara tersebut menurutnya, sekaligus untuk mempromosikan potensi daerah, seperti kebudayaan Indonesia khususnya Provinsi Kalimantan Selatan.

Diplomatic Reception HUT RI ke-74 di Finlandia
Delegasi Provinsi Kalsel saat berfoto bersama Dubes RI untuk Finlandia dan Estonia Wiwiek Setyawati Firman. (foto: istimewa)

Rhony mengaku merasa bangga bisa membawa tari asli Kalimantan Selatan di hadapan tamu dari kehormatan berbagai negara, antara lain Menteri Finlandia untuk Uni Eropa Tytti Tuppurainen, Dubes RI untuk Finlandia dan Estonia Wiwiek Setyawati Firman, para duta besar negara sahabat, wali kota, dan akademisi serta sejumlah tamu warga Indonesia.

“Saya merasa sangat bangga dan terharu membawa nama Indonesia, dan misi kebudayaan daerah di kancah internasional,” tutur pria yang juga sebagai Ketua Sanggar Kemilau Intan Kalsel ini.

Provinsi Kalimantan Selatan pada acara tersebut mengirim delegasi 7 orang, terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, praktisi konservasi Sahabat Bekantan, perwakilan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Kalsel dan para pelaku seni Kalimantan selatan.

Selain tarian asal Kalimantan Selatan, juga disajikan taria asal Bali serta pagelaran busana songket khas Palembang.

Dubes RI untuk Finlandia dan Estonia, Wiwiek Setyawati Firman mengungkapkan, kegiatan Diplomatic Reception HUT RI merupakan agenda yang rutin dilaksanakan tiap tahun dengan menyajikan berbagai budaya Indonesia.

Wiwiek menjelaskan, acara sengaja dihelat lebih awal karena pertimbangan cuaca. “Sebab jika digelar setelah tanggal 17 Agustus, khawatir cuaca hujan sehingga jumlah undangan yang hadir tidak banyak,” ucapnya seperti dilansir dari rmco.id. (dra)

Komentar

Jangan Lewatkan