Tak Berkategori  

Mahasiswa Uniska Serahkan Bantuan Donggala Lewat BPBD Kalsel

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Penggalangan dana yang dilakukan mahasiswa Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA) Banjarbaru telah terkumpul sebesar Rp73 juta. Dana bantuan itu diserahkan kepada BPBD Provinsi Kalimantan Selatan untuk selanjutnya diteruskan membantu korban bencana di Donggala dan Palu yang terkena musibah tsunami, Jumat (19/10/2018).

Penggalangan dana yang dilakukan mahasiswa Uniska Banjarbaru selama tiga hari menghimpun dana yang culup fantastis sebesar Rp 73 juta. Mereka melakukan penggalangan dana tersebut di sepanjang Jalan Ahmad Yani dari Taman Van Derpijl sampai Simpang Empat Banjarbaru.

Kemudian, dengan dana tersebut juga dibelikan bahan-bahan sembako, perlengakapan anak-anak dan lainnya untuk warga Donggala dan Palu yang membutuhkan. Penyerah dana dan bahan sembako tersebut, diterima langsung oleh Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Wahyuddin.

“Dengan mahasiswa Uniska khususnya mahasiswa yang di Banjarbaru, kita sudah sering melakukan kerjasama dalam rangka membantu masyarakat. Dan sekarang, untuk saudara kita di Palu yang terkena bencana tsunami,” ucapnya.

Pemberian dari Uniska Banjarbaru ini menurut, Ujud — demikian akrab disapa, red–, sangatlah banyak berupa sembako dan barang lainnya yang sudah terkumpul.

“Ini merupakan bahan yang diperlukan di Palu, sampai saat ini para korban Palu masih memerlukan bahan makanan dan minuman. Sehingga yang sudah kami terimakan ini, bermanfaat bagi mereka dan mereka juga menunggu di sana,” katanya.

Selain itu, masyarakat Banjar yang terdampar di Palu juga sangat memerlukan bantuan dari masyarakat di Kalsel. “Banyak warga Banjar yang terdampar di sana, mereka meminta agar dapat bantuan dari Kalsel. Beberapa waktu yang lalu, 2 truk bahan makanan juga sudah dikirimkan menggunakan kapal. Dan untuk bantuan dari Uniska ini, akan kita sisihkan untuk masyarakar Banjar yang berada di Palu,” sebutnya.

Rencana keberangkatan untuk bantuan tersebut akan dikirimkan sekitar 15 hari paling lama. Namun nanti akan diprioritaskan bahan makanan lebih dulu.

“Takut bahanan sembako dan makanan rusak, kita prioritaskan itu dulu. Dan untuk berupa uang, nanti dikirimkan melalui rekening,” ucapnya.(maf/sir)