Baznas

Mahasiswa Teriaki Walikota agar Keluar, Ada apa ya?

- Tak Berkategori
  • Bagikan

BANJARBARU – Mahasiswa yang terhimpun dalam Forum Pemuda Pembela Palestina melakukan aksi solidaritas di depan Balai Kota Banjarbaru, Rabu (13/12) sekitar pukul 09. 00 wita.

Dalam aksi solidaritas tersebut mahasiswa menyampaikan aspirasi mengenai hak masyarakat Palestina.

Tujuan dari aksi solidaritas tersebut, membahas keputusan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memutuskan Ibukota Israel menjadi Yerussalem.

Seluruh mahasiswa yang melakukan aksi tersebut, meminta Walikota Banjarbaru  Nadjmi Adhani untuk bisa mendengarkan aspirasi mereka di depan Balai Kota Banjarbaru.

“Pak Wali Kota tolong keluar, dengarkan aspirasi kami ! Pejabat yang di dalam tolong keluar juga,” teriak seluruh mahasiswa.

Ada sekitar 100 orang yang ikut dalam aksi tersebut, dari mahasiswa Banjarbaru dan juga ada dari pelajar ikut.

Kordinator aksi solidaritas tersebut, Sudirman dari Fakultas Pertanian Unlam menyampaikan sedikit mengenai aksi tersebut.

“Dalam aksi solidaritas ini atau damai untuk mendukung saudara di Palestina,” ujarnya.

Yang ditunggu, Walikota Banjarbaru tidak dapat mendengarkan aspirasinya karena ada kegiatan yang harus dihadiri. Sebagai gantinya, Kepala Bagian Pemerintah Kota Banjarbaru Agus Fahlufi mewakilkan untuk menyambut aksi tersebut.

“Sangat menyambut baik, saya juga orang Islam, saya juga menentang Israel,” ucapnya.

Selaku pihak Pemerintah Kota Banjarbaru sangat mendukung aksi tersebut, dan juga bisa di nilai masyarakat Banjarbaru dan Indonesia.

Kemudian Sudirman juga menjelaskan, bahwa aksi yang dilakukan ini tidak adanya kekerasan ataupun kerusuhan.

“Ini murni aksi damai, tidak ada yang namanya rusuh. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian,” ungkapnya.

Sebelumnya, mereka mulai dari Unlam lalu menuju taman Vander Pijl, dan melakukan longmarc menuju Balai Kota.

“Nanti kita berlanjut lagi menuju depan kantor DPRD Banjarbaru,” ujarnya.(maf)

  • Bagikan