12 orang Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota Mendadak Hengkang ke KPU, Bawaslu RI dibuat repot harus segera mencari Pengganti Antar Waktu (PAW) Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota.
BANJARMASIN, koranbanjar.net – Dalam mencari 12 orang PAW, mengharuskan Bawaslu RI mereview 33 orang Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota dengan difasilitasi oleh Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan.
Satu persatu para calon komisioner bawaslu tersebut dilakukan tes langsung oleh Komisioner Bawaslu RI, Totok Hariyanto SH di aula Bawaslu Kalsel pada Minggu (10/6/2023) kemarin.
Ditemui usai melakukan tes, Totok Hariyanto mengatakan, walaupun hanya tinggal satu bulan lagi tugas Bawaslu Kabupaten/kota tersebut, namun tetap akan dilakukan PAW karena sebagian anggota bawaslu diterima di KPU.
“Karena waktu sangat mepet dan tahapannya padat, sehingga harus ada PAW. Kemungkinan pelantikan komisioner bawaslu yang PAW tersebut pada 15 Juli nanti,” ujarnya.
Sebenarnya, lanjut dia, semua calon hampir rata-rata memenuhi syarat, jadi ini bukan seleksi, tapi mereview lagi.
“Oleh karena itu pihaknya menyuruh memilih apakah tetap di panwascam atau ikut PAW, karena tidak boleh menerima dua anggaran,” jelasnya.
Sementara Sekretariat Bawaslu Kalsel T Dahsya K Putra mengatakan, pemanggilan ini untuk mendata kembali yang bersangkutan untuk ditempatkan sebagai PAW.
Intinya, kata Dahsya, Sekretariat Bawaslu kalsel sudah siap memfasilitasi ini semua, dan dari 33 orang tersebut tidak semuanya hadir, sekitar empat orang tidak hadir.
Kalau jabatan bawaslu tersebut berakhir tanggal 15 Juli nanti sambungnya, jadi
PAW ini nanti akan menduduki jabatan hanya sekitar satu bulan saja.
“Seleksi PAW Komisioner Bawaslu kabupaten/kota se-Kalsel tersebut berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.
(yon/rth)