oleh

Kesadaran Rehabilitasi Narkoba di HSS Meningkat

KANDANGAN, koranbanjar.net – Sebanyak 45 korban penyalahgunaan narkoba “menyerahkan diri” untuk direhabilitasi di Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Selatan (HSS) selama 2019.

Hal ini terjadi peningkatan kesadaran lebih 100 persen dari 2018 lalu, yang hanya sebanyak 21 orang.

Dari 45 orang tersebut, kalangan pelajar mendominasi dengan jumlah 14 orang, disusul masyarakat berstatus pengangguran sebanyak 12 orang. Lalu, wiraswasta 8 orang, ASN 3 orang, pekerjaan lain-lain 3 orang, mahasiswa 2 orang, dan 1 orang pekerja swasta.

Dari segi usia, 11 orang usia 0-15 tahun, 9 orang usia 16-19 tahun, 8 orang usia 20-24 tahun, 13 orang berusia 25-40 tahun, dan 4 orang usia di atas 40 tahun.

Kepala BNNK Kabupaten HSS, Maserup dalam konferensi pers BNNK HSS, Selasa (31/12/2019) sore menuturkan, sebanyak 6 orang sudah selesai masa rehabilitasi, 2 orang masih berjalan, 9 orang dirujuk ke Rumah Sakit Sambang Lihum. Namun sebanyak 28 orang berhenti di tengah jalan.

“Proses rehabilitasi bisa dilakukan rawat jalan minimal 8 kali pertemuan, namun mereka tidak menyelesaikannya dengan tidak datang lagi,” terangnya, tanpa menjelaskan alasannya entah sudah sembuh ataupun hal lainnya.

Dijelaskannya, selama ini pasien rehabilitasi datang secara sukarela. Pun demikian pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), juga terus dilakukan BNNK HSS di berbagai instansi dan pihak terkait sepanjang 2019. (yat/dra)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: