Kerugian Ditaksir Rp49 Miliar Akibat Banjir Bandang di HST

oleh -187 views
Kepala Dinas PUPR HST, Ahmad Zaid (kiri) memberikan keterangan dampak musibah banjir bandang. (Sumber foto : Nuha/koranbanjar.net)
Kepala Dinas PUPR HST, Ahmad Zaid (kiri) memberikan keterangan dampak musibah banjir bandang. (Sumber foto : Nuha/koranbanjar.net)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Ahmad Zaid mengatakan, kerusakan jalan akibat banjir bandang ditaksir Rp49 miliar, Kamis (21/1/2021).

HULUSUNGAITENGAH, koranbanjar.net – Pasca musibah yang melanda wilayah setempat, PUPR HST melaksanakan pendataan bangunan terdampak di seluruh daerahnya.

“Ada beberapa jalan kabupaten yang mengalami kerusakan, dan sampai sekarang perhitungan kami nilai kerugian jalan hampir Rp49 miliar,” kata Ahmad Zaid.

Khusus wilayah Kecamatan Hantakan dan Haruyan terdapat 14 lebih jalan rusak, kemudian 34 buah jembatan rusak dan 13 diantaranya hilang.

“Kalau jembatan kabupaten, 5 buah dipastikan hilang akibat bencana banjir bandang,” ucapnya.

Mengatasi desa yang terisolir, PUPR HST dibantu Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah untuk membuka akses jalan tertimbun material longsor.

Pemerintah Barut mengirimkan satu unit alat berat secara langsung menuju Kecamatan Hantakan.

Selain itu, para relawan dari berbagai daerah juga banyak membantu prosesnya.

Kedepannya, PUPR HST berencana akan menggelar rapat bersama Bupati HST untuk penanganan lebih lanjut dilanjutkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, karena kondisi anggaran kami sangat minim. Semoga nanti infrastruktur bisa ditangani walaupun secara bertahap,” pungkasnya. (mj-030/dya)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan