MTQ Nasional Kalsel

Kereeen, Danau Tamiyang dengan Panorama Gunung segera Dibuka (Bagian 1)

BANJAR – Siapa sangka, danau yang tadinya kotor, penuh dengan tumbuhan eceng gondok, kini mulai ‘disulap’ menjadi salah satu destinasi wisata yang indah dan menawan di Kabupaten Banjar. Itulah Danau Tamiyang, sebuah danau yang berada di Desa Mandikapau Barat, Kecamatan Karang Intan.

Melalui ‘tangan dingin’ Kepala Desa Mandikapau Barat, Abdul Basit bersama masyarakat setempat, secara perlahan danau yang semula hanya menjadi lokasi pengambilan batu kerikil, sudah mulai ditata apik hingga sangat menarik bagi masyarakat untuk berselfie ria atau berwisata bersama keluarga.

Namun harus diingat, destinasi wisata Danau Tamiyang belum bisa dinikmati sekarang, namun diperkirakan pada pekan pertama di bulan Februari 2018 sudah bisa dikunjungi dan dinikmati.

“Insya Allah, mudah-mudahan awal Februari 2018 mendatang, tempat wisata ini sudah bisa dinikmati. Sekarang kami sedang membenahi berbagai fasilitas pendukung wisata agar pengunjung betah berada di wisata ini,” ungkap Abdul Basit saat dijumpai koranbanjar.net, siang tadi.

Dijelaskan lebih detil, Danau Tamiyang terdiri dari jembatang panjang yang berwarna-warni, kemudian disertai pasar kuliner, perahu wisata, rumah pohon, bambu selfie serta berbagai fasilitas lainnya.

“Insya Allah, kami akan sediakan pasar kuliner khas dan pasar buah yang unik. Masyarakat akan berjualan kue basah khas Banjar, makanan khas Banjar, kemudian ada pasar buah yang disertai souvenirnya berupa bakul. Selain itu, kami juga akan sediakan pelayanan yang ramah, petugas atau pengelola yang berseragam dan murah senyum, pokoknya kami jaga agar tidak ada hal-hal premanisme yang boleh masuk ke wisata ini,” paparnya.

Mantan angora DPRD Kabupaten Banjar ini juga menjelaskan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memunculkan ide-ide baru sebagai ‘magnet’ bagi para pengunjung.

“Wisata Dana Tamiyang ini nanti akan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Kami memang tidak bisa memberikan uang langsung kepada masyarakat, akan tetapi dengan adanya tempat wisata ini tentu akan menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan di Desa Mandikapau Barat. Setidaknya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di sini,” jelasnya.(sir/bersambung)