oleh

Kejati Kalsel Uji Bela Diri Peserta CPNS Formasi Pengawal Tahanan

Kejaksaan Tinggi(Kejati) Kalimantan Selatan melaksanakan uji bela diri bagi peserta CPNS untuk formasi pengawal tahanan atau narapidana, bertempat di Aula Papadaan Kejati Kalsel Banjarmasin, Jumat (18/9/2020).

BANJARMASIN, koranbanjar.net –
Koordinator sekaligus juri uji bela diri CPNS dari Kejati Kalsel, Jainah SH.MH kepada koranbanjar.net mengatakan, kegiatan ini digelar selama dua hari dari hari Kamis hingga Jumat dengan total peserta 51 orang.

 

“Dalam 51 peserta itu dibagi 2, yaitu pada Kamis kemarin ada 26 peserta, dan pada hari ini, Jumat tanggal 18, ada 25 peserta,” terang Jainah yang juga sebagai Kasubag Perencanaan Kejati Kalsel ini.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, dua hari itu, baik tahapan tes maupun penilaian untuk poin-poinnya sama, yakni masing-masing keahlian dari para peserta yaitu tentang beladiri seperti taekwondo, kempo dan juga beladiri seni pencak silat.

Diuraikannya, uji bela diri dimulai dari pukul 7.30 Wita, jam 07.00 sudah pemanasan para peserta di lapangan. Jam 7.30 sudah stand by semua, kemudianoleh panitia diarahkan ke tempat masing-masing, dan durasi masing-masing peserta dalam memperagakan keahliannya sekitar 5 sampai 10 menit.

Namun terkait penentuan keputusan kelulusan peserta atau formasi, Jainah menyampaikan, bukan ranahnya Kejaksaan Tinggi, akan tetapi semua ditentukan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia(RI).

“Kita hanya memberikan penilaian saja dan itu akan diserahkan langsung melalui aplikasi langsung ke Kejaksaan Agung,” jelasnya.

Jainah mengungkapkan, dari semua peserta yang hadir sesuai yang dijadwalkan, tidak ada diskualifikasi,” alhamdulilah hari ini adalah hari terakhir dan sudah selesai untuk keterampilan bela diri, semua berjalan lancar,” ucapnya.

Karena rekrutan ini adalah untuk tingkat SMA dan pesertanya adalah anak-anak Kalimantan Selatan, pihaknya berharap bahwa seluruh peserta terutama untuk keterampilan bela diri ini lulus semuanya.

“Berharap anak-anak ini lulus semua karena mereka adalah generasi kita, anak-anak banua Kalimantan Selatan yang memiliki potensi dan dedikasi luar biasa,” harap Jainah. (yon)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: