oleh

Karhutla Mulai Rawan Dimusim Kemarau, Lantas Bagaimana Dinas Kehutanan Kalsel Menyikapinya?

BANJARBARU,KORANBANJAR.NET – Memasuki musim kemarau tahun 2019, Tahura Sultan Adam telah menyiagakan 20 orang personel Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan ( Brigdalkarhutla). Senin (27/5/2019), Brigade tersebut sudah dalam posisi siaga di kawasan.

Kepala Tahura Sultan Adam melalui Kepala Seksi Perlindungan Hutan, Marvicon JL mengatakan bahwa Brigdalkarhutla yang ditempatkan di Tahura Sultan Adam ini merupakan suatu bentuk perhatian Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mengantisipasi dan menjaga kawasan dari terjadinya kebakaran. Tahura sendiri mempunyai luas 112.000 hektare.

“Kebakaran hutan adalah musuh kita saat ini. Untuk itu diharapkan kepada Brigdalkarhutla agar bisa saling berkoordinasi dengan petugas pemantau api dalam mencegah, mengendalikan dan mengatasi kebakaran hutan, ” kata Icon, panggilan akrab Marvicon.

Adit, anggota Brigdalkarhutla dan atas nama rekannya menyatakan mereka selalu siap dalam pengamanan hutan dari kebakaran, terutama di kawasan Tahura Sultan Adam. “Kami bersama anggota Brigdal yang lain juga siap untuk bekerja sama dengan petugas Tahura Sultan Adam dalam mengatasi Karhutla,” tegasnya.

Selain dari personel Brigdalkarhutla, juga diserahkan sarana dan prasaran Dalkarhutla oleh staf Seksi Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Seksi Kebakaran Hutan melalui stafnya, Fatur mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan sarpras Dalkarhutla, diantaranya ada 12 buah jetshooter dan 8 buah kepyok.

“Kepada anggota Brigdalkarhutla agar bertanggung jawab terhadap sarpras ini, jangan sampai hilang. Ini merupakan “senjata” bagi semua anggota,” kata Fatur. (dishutkalsel)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: