Tak Berkategori  

Kalsel Dinilai Aman dari Konflik

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Menurut anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Abdul Malik Fadjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) termasuk daerah yang aman dari dinamika politik. Ini karena adanya unsur perekat antar komponen masyarakat, yakni toleransi dan kekerabatan.

“Provinsi Kalsel termasuk daerah yang adem dalam dinamika politik akhir-akhir ini,” ujarnya usai melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, di ruang PM Noor, Kantor Setdaprov, Banjarbaru, Jumat (4/5).

Menurutnya, ada ikatan-ikatan yang memperkuat masayarakat Kalsel. “Saya melihat ada ikatan-ikatan memperkuat itu. Salah satunya, ikatan kekerabatan yang masih cukup kuat. Saya pikir itu modal yang sangat baik,” imbuhnya.

Suasana kondusif itu, lanjut mantan Menteri Agama ini, harus tetap dipelihara, karena Kalsel bagian dari Indonesia.

Adapun kunjungan kerjanya ke Kalsel, diakui Malik Fadjar, bukan untuk mencari-cari kesalahan. Tetapi mencari hal yang sangat penting untuk disampaikan kepada presiden.

“kita ingin memproleh informasi-informasi, seperti pendidikan, keagaman, kesejahteraan rakyat, sosial dan politik agar disampaikan kepada presiden” katanya.

Sementara Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, mengatakan situasi kondusif yang tercipta hingga saat ini tentunya tidak lepas dari peran semua elemen, termasuk masyarakatnya.

“Kondisi daerah yang aman dan damai merupakan modal utama dalam pembangunan,” uajr Wagub Kalsel.

Terlebih pada tahun ini, lanjutnya, ada 4 Kabupaten di Kalsel akan menyelenggarakan pilkada, yakni Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Tapin dan Tanah Laut.

Pun demikian, menurutnya harus tetap waspada agar suasana kondusif tetap terjaga.

“Meskipun Kalsel kondusif, kami tetap waspada dan terus bersinergi dengan anggota Forum Kooridinasi Pimpinan Daerah bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar suasana kondusif ini dapat terus dipertahankan,” ujar wagub (fah/banuapost/dra)