oleh

Jemaah Noor Thoibah Ikuti Manasik Umroh, Tata Cara Diajarkan secara Detil, Begini Isinya…

LANDASAN ULIN – Menjelang keberangkatan para calon jemaah umroh untuk bulan Januari, Februari dan Maret 2018, PT. Noor Thoibah Tour dan Travel telah menyelenggarakan manasik bagi para jamaahnya, Sabtu (30/12) di ruang Jeddah, Asrama Haji Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Kegiatan manasik ini diikuti sekitar 180 calon jamaah ibadah umroh. Mulai pukul 10.00 wita hingga 14.00 wita, mereka dibekali berbagai pengetahuan tata cara melaksanakan umroh. Mulai tiba di Makkah, kemudian menunaikan ibadah umroh, sa’i sampai dengan tahalul.

“Nanti kalau thawaf wada’ itu harus mengenakan ihram. Kalau tidak mengenakan ihram, tidak diperkenankan masuk. Tetapi tidak masalah mengenakan ihram dengan mengenakan celana. Khusus untuk thawaf wada,” demikian diutarakan Pembimbing Noor ThoibahbTour dan Trave, KH Ahmad Hijazi.

Sementara itu, Direktur PT Noor Thoibah Tour dan Travel, H Abdul Kholik juga menyampaikan berbagai tata cara keberangkatan menunaikan ibadah umroh hingga kembali.

“Peserta yang mengikuti manasik hari ini sebanyak seratus delapan puluhan orang. Sebetulnya peserta yang sudah mendaftar berangkat lebih dari dua ratus orang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pembimbing penyelenggaraan ibadah umroh ini, lanjutnya, antara lain, KH Ahmad Hijazi dari Jorong Tanah Laut dan KH Kastalani.

Dalam penjelasan tata cara keberangkatan ibadah umroh hingga kembali, Kholik menerangkan sangat detil. Mulai soal persiapan obat-obatan, penggunaan toilet selama berada di dalam pesawat, jadwal atau agenda kegiatan ibadah dan ziarah, termasuk manfaat menggunakan ID card selama berada di Makkah dan Madinah serta hal-hal kecil lainnya.

“Kalau pian-pian nyasar, dengan mengenakan ID Card, maka kami dengan mudah menjemput. Nah, kalau pian-pian tidak mengenakan, nanti kami kesulitan menemukan. Jadi, setiap keluar hotel, ID Card selalu dipakai,” jelasnya.

Selain soal ID Card, sambungnya, Kholik juga mengingatkan agar para calon jemaah memperhatikan barang bawaan, baik saat berangkat maupun kembali. “Tolong para rombongan juga memperhatikan barang bawaan, karena tidak diperkenankan membawa benda cair,” imbuhnya.(sir)

Dari Rubrik Pilihan: