,

Inilah Keutamaan Baca Salawat Nabi, Meski Hanya 3 Kali Tiap Hari

oleh -60.379 views
Salawat Nabi
Salawat Nabi

Salawat merupakan bacaan atau puji-pujian yang ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. Umat muslim membaca salawat dalam bentuk wiridan atau lantunan syair-syair, seperti pembacaan maulid Simtudhurar, maulid Habsyi, Barjanji dan lain-lain. Keutamaan membaca salawat tidak terbatas, meski hanya membaca satu kali, tiga kali, sepuluh kali bahkan seribu kali tiap hari.   

Membaca salawat merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw, banyak keutamaan bagi mereka yang melazimkan salawat. Dalam satu riwayat diceritakan oleh sahabat Rasulullah Saw, salah satu keutamaan membaca salawat, orang yang melazimkan salawat di akherat kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah Saw.

Dalam hadits Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan Ubay bin Ka’ab ra berkata;

“Pada Hari Kiamat Nabi Adam as melihat seorang umat Nabi Muhammad Saw digiring ke neraka, lalu Nabi Adam as memanggil Nabi Muhammad Saw: Ya Muhammad!” Rasulullah Saw menjawab: “Wahai Abu Basyar (ayah para manusia). Nabi Adam meneruskan pembicaraan, “Sungguh ada seorang dari umatmu yang digiring ke neraka.”

Kemudian Nabi Muhammad Saw berlari menuju orang itu dan berdiri di belakangnya, kemudian berkata: “Wahai para malaikat, berhentilah!” Para malaikat menjawab: “Ya Muhammad, bukankah engkau telah membaca firman Allah yang berbunyi”:

La ya’shumu nallah maa amarohum wayaf’aluuna ma yu’maruun.

Artinya;

“Mereka (para malaikat) itu tidak mendurhakai segala perintah Allah, dan mengerjakan apa yang diperintahkan kepadanya (para malaikat).”

Lalu Allah Swt berkata; “Wahai segenap malaikat, taatlah kamu sekalian kepada Muhammad, kembalikan dia ke tempat timbangan (mizan), untuk ditimbang ulang. Akhirnya para malaikat pun mengembalikan orang itu ke mizan, lalu amalnya ditimbang kembali.

Ternyata amal buruknya lebih berat daripada amal baiknya. Selanjutnya, Nabi Muhammad saw mengeluarkan secarik kertas catatan dari sakunya dan meletakkannya pada bejana timbangan amal baik orang itu.

Tiba-tiba amal baiknya menjadi lebih besar ketimbang amal buruknya. Orang itu pun merasa gembira sekali, lalu berkata; “Demi ayah dan ibuku, sebenarnya siapakah engkau ini?” Rasulullah Saw menjawab; “Aku adalah Muhammad, Nabimu”. Mendengar jawaban itu, orang tersebut segera mencium kaki Nabi Muhammad Saw, seraya berkata lagi. “Wahai Rasulullah Saw, catatan apakah yang tertulis dalam kertas itu?” Beliau menjawab; “Itu adalah catatan salawat yang pernah engkau baca ketika masih berada di dunia. Aku menyimpannya untukmu” Akhirnya orang itu pun masuk ke dalam syurga.

Inilah salah satu contoh syafaat dari Rasulullah Saw bagi orang yang membaca salawat. Wallahu ‘alam bishawab.

BUKU - Sumber tulisan dari Buku Berjudul Samudera Shalawat karya Abdul Manan bin Muhammad Sobari.
BUKU – Sumber tulisan dari Buku Berjudul Samudera Shalawat karya Abdul Manan bin Muhammad Sobari.

Adapun salawat yang sederhana dapat dilazimkan atau dibaca sebagai berikut;

“Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad.”

Keutamaan Membaca Salawat Tiap Hari Sebanyak 3 Kali

Orang yang membaca salawat Nabi Saw tiap siang hari 3 kali dan tiap malam 3 kali, maka ia akan diampuni Allah Swt dari semua dosanya pada siang dan malam itu.

Sabda Nabi Saw; “Hai Abu Halil, barangsiapa membaca salawat untukku tiap siang hari tiga kali dan tiap malam tiga kali, karena cinta dan rindu kepadaku, maka sudah semestinya Allah memberi ampunan kepadanya dari semua dosanya pada siang hari itu dan malam hari itu.”

8 Keutamaan Membaca Salawat Tiap Hari Sebanyak 10 Kali

  1. Allah Swt membacakan salawat baginya 100 kali.
  2. Ketika menyeberangi jembatan shirathul mustaqim, tangannya akan dibimbing oleh malaikat Jibril as. Sehingga ia menyeberang di atas jembatan itu seperti halilintar (kilat) yang menyambar.
  3. Ia akan diberi minum oleh malaikat Mikail dari telaga Nabi Saw.
  4. Ia akan dimintakan ampun kepada Allah Swt oleh malaikat Israfil sampai diampuni.
  5. Ia akan dicabut ruhnya ketika sakratul maut oleh malaikat Izrail, seperti mencabut ruh para Nabi.
  6. Ia akan dijaga keamanannya ketika terjadi huru-hara yang maha dahsyat pada Hari Kiamat.
  7. Ia akan diberikan kenikmatan oleh Allah Swt seperti kenikmatan yang diberikan kepada para Nabi dan siddiqin.
  8. Seolah-olah ia telah memerdekakan seorang budak.(sir)

 

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan