Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Imam Suprastowo tidak hentinya mengajak masyarakat untuk gemar menanam.
TANAH LAUT, koranbanjar.net – Imam Suprastowo mengedukasi warga dengan menggelar sosialisasi Perda nomor 7 tahun 2018 tentang Gerakan Revolusi Hijau, di Desa Tajau Pecah, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (6/1/2024).
Dengan semangat, politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu menjelaskan akan pentingnya penghijauan untuk kehidupan pada saat ini dan kehidupan di masa yang akan datang.
Para warga pun begitu antusias akan kedatangan wakil rakyat “Rumah Banjar” yang membidangi ekonomi dan keuangan itu.
Secara saksama, mereka memperhatikan setiap pemaparan yang disampaikan oleh pria kelahiran Bojonegoro, 10 Mei 1961 tersebut.
“Desa Tajau Pecah, seperti yang kita lihat, lumayan hijau. Tapi kita dorong untuk lebih hijau lagi. Lahan-lahan kosong harus kita manfaatkan dengan menanam tanaman produktif,” katanya.
Imam Suprastowo juga sempat menyinggung terkait oksigen. Menurutnya, semakin banyak tanaman, semakin banyak pula proses fotosintesis oleh tanaman, yang mana hal tersebutlah menurutnya cara utama planet ini menghasilkan oksigen.
“Kita tahu sendiri, pada saat wabah covid-19 kemarin, permintaan akan kebutuhan oksigen sangat besar sekali, harga tabungnya pun cukup mahal. Makanya, perlu kesadaran bersama bahwa oksigen ini sangat penting untuk kehidupan kita,” tutupnya. (bay)