oleh

Habib Hasan Tabalong Sindir Acara 17-an Berpenampilan Waria

LOKSADO, koranbanjar.net – Habib Hasan Bin Ahmad Alayidrus dari Tabalong sindir perayaan 17 Agustusan yang mengadakan acara hiburan dimeriahkan dengan berpenampilan waria atau banci. Sebab menurutnya laki-laki yang menyerupai perempuan dilaknat Allah SWT.

Hal itu diucapkannya saat memberikan tausyiah di acara haul ke-117 Habib Abu Bakar Bin Hasan Assegaf (Habib Lumpangi), Minggu (18/8/2019) di Komplek makam Habib Lumpangi, Desa Lumpangi Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Dalam hadist sudah jelas, Allah melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan, ini malah 17 Agustus dirayakan oleh laki-laki tangan berotot tapi pakai rok serta bergincu tipis,” ucapnya, menuturkan untuk momen hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

Hal seperti itu dikatakannya harusnya bisa membuat muntah melihatnya, tetapi sebagian ada yang malah senang karena merasa terhibur.

Sementara sekarang ini menurutnya, semua sudah tahu hukumnya tetapi ada saja yang masih mengerjakan terus.

“Sudah tahu bencong (waria) itu diharamkan dalam agama, merayakan 17 Agustusan mengadakan sepak bola waria, dan semua senang,” ucapnya mencontohkan, sambil bertanya apakah ada di Loksado hal demikian, dan diharapkannya tidak ada.

Jika sudah belajar ilmu agama, menurutnya harus ditekankan pengamalannya. Jika tahu dari kacamata agama suatu tindakan itu hukumnya haram, maka imbaunya jangan dikerjakan. “Itulah maksud konsisten pengamalan ilmu,” ingatnya. (yat)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: