oleh

Gubernur Kalsel Lantunkan Pantun Anggaran

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Sudah menjadi tabiat dan khas seorang Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di akhir penyampaian sambutan atau pidato selalu melantunkan sebait dua bait pantun berupa nasehat dan motivasi.

” Amun belajar jangan sambil bapandiran, supaya ilmu kawa diamalakan, ayo kita optimalkan anggaran, agar bermanfaat sagan pembangunan ,” ucap Sahbirin melagukan pantun pertamanya.

Pantun tersebut ia ucapkan di penghujung sambutan jawaban gubernur terhadap pemandangan Fraksi Dewan Provinsi mengenai Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2019 yang disampaikan melalui Asisten 1 Pemerintahan Setdaprov Kalsel, Siswansyah.

Lanjut Siswansyah ” meunjun iwak di sungai kerokan, dapat iwak toman, bersinergi kita menyusun anggaran, sakira banua sejahtera wan nyaman, ” tutur Siswanyah membacakan pantun yang kedua sembari meninggalkan mimbar.

Sebelumnya gubernur yang akrab dipanggil Paman Birin ini sependapat bahwa sektor yang perlu menjadi perhatian agar dapat dikelola secara maksimal, salah satunya adalah, mamanfaatkan aset daerah.

Kemudian selain itu membangun bisnis melalui perusahaan daerah yang dikembangkan berbasis kearifan lokal dan modern serta berbasis kenerja yang berorientasi pada hasil dan pelayanan kepada msyarakat.

“Untuk itu, dukungan legislatif sebagai mitra kerja sangat diharapkan, dalam merealisasikan rencana kedepan melalui regulasi dan penyediaan infrastruktur,” terangnya.

Ditambah percepatan core bisnis pada wilayah potensi unggulan yang bersinergi antara RPJP baik pada pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten kota.

Untuk itu, ujar Sahbirin, hal-hal pokok yang dianggap masih perlu ditingkatkan alokasi anggarannya, disarankan untuk dicatat.

“Akan kita prioritaskan proporsi anggarannya dalam penyusunan APBD tahun anggaran tahun 2020 akan datang,” tutup Siswanyah.( yon/dya)

Komentar

Berita Terkini