Meski masih menginjak usia 10 tahun, namun bakat Fernitta Maharani patut diperhitungkan terutama dalam bidang intertain.
BANJARMASIN, Koranbanjar.net – Terlahir dari pasangan Ridwan Adam dan Endang Pujiasuti anak ke dua dari dua bersaudara ini sekarang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar kelas 5.
Sejak kecil memang Fernitta Maharani banyak memiliki minat bakat dalam pengembangan karakternya. Mulai dari sekolah vocal dan giat juga berlatih musik seperti biola, hingga menghantarkannya juara 2 pada tahun 2024 dalam lomba musik.
Selain itu dirinya juga diikutsertakan oleh orangtuanya sekolah akting, dengan tujuan untuk lebih bisa melihat perkembangan bakat apa yang dapat bisa dia dalami.
Beragam pretasi sudah ditorehkannya seperti Juara modeling, Juara 1 Galuh Layang Panjang, Juara 1 model muslimah dan Juara Best Talent Nasional di Jakarta, total hampir puluhan sudah juara 1 yang diperoleh atau diraih oleh Fernitta.
Sementara prestasi terbaru yang berhasil dia torehkan ialah Juara Nanang Galuh Banjar Cilik berbakat tahun 2024.
Masih seputar pretasi yang berhasil dia raih, Fernitta Maharani juga berhasil menyandang juara 1 Tingkat Kota Solo vokal FLS2N 2024, serta juara 1 lomba nyanyi umum diantaranya lomba nyanyi juragan idol.
Tidak puas sampai disitu, Fernitta Maharani yang saat ini bersekoah di SDN Pasar Lama 1 ini juga pandai berakting dalam seni peran.
Ada beberapa produksi film yang melibatkan dirinya, seperti film edukasi anak Indonesia yang berjudul Petualangan Janar. Dimana dalam adegan tersebut Fernitta Maharani berperan sebagai Sari.
Selain itu ada juga film yang digarap oleh miniatur production yang mengisahkan tentang cerita liburan ku, dimana dalam film tersebut dirinya berperan sebagai Galuh, sedangkan film dengan judul Sial Amat dia berperan sebagai Siti.
Menurut Endang Pujiastuti yang tidak lain adalah sang ibu dari Fernitta, dirinya selalu berusaha untuk bisa dapat menyalurkan apa yang menjadi kegemaran sang anak.
“Ingin selalu mengembangkan apa yang dia sukai, berusaha untuk bisa, selalu ingin menambah pengalaman dan kami biasa sebagai orangtua mendukung dan mensupport apa yang anak mau dengan cara meikutkan les atau sekolah yang diminati anak, di antaranya sekolah vokal, sekolah akting, sekolah musik dan les model,” katannya.
Warga jalan Perdagangan Komplek HKSN Banjarmasin Utara ini juga menuturkan, betapa pentingnya keterlibatan peran Pemerintah dalam pengembangan karakter anak.
“Peran Pemerintah sangat diperlukan sekali sejauh ini memang sudah sangat terakomodir, dengan adanya lomba-lomba yang didukung pemerintah diantaranya pentas seni anak banua, ataupun pemilihan putra putri daerah dan pemilihan nanang galuh banjar,” ungkapnya.
Untuk membagi waktu buat sang anak, terutama dalam hal bermain antara sesama seusia mereka, ibunya biasanya memberikan waktu luang kepada sang anak untuk berteman dan bermain pada saat les.
“Dalam membagi waktu biasanya Fernitta menyempatkan belajar sendiri di rumah, sebab di malam harinya mengikuti les bakat yang diminatinya, karena waktu hampir tidak ada lagi untuk berteman seusianya, selain berteman di sekolah, biasanya Fernitta meluangkan waktu berteman di tempat dia les, jadi belajar sambil bermain begitulah kira-kira,” tutupnya.
(rth)