oleh

Embung Desa Tirawan Mengalami Penurunan Debit Air. Ini Menurut PDAM Kotabaru

Di tengah pandemi Covid 19 di Kabupaten Kotabaru. Kekeringan di Embung Tirawan tampaknya akan terjadi kembali penurunan debit air.

KOTABARU, koranbanjar.net- Setelah melewati kemarau panjang di tahun lalu, pendistribusian air bersih PDAM di Kabupaten Kotabaru kembali lancar dan berjalan normal.

Namun, selama dua hari embung PDAM yang berlokasi di Desa Tirawan itu kembali mengalami penyurutan air, disebabkan tidak adanya hujan turun di wilayah Desa Tirawan tersebut.

“Untuk pendistribusian air sekarang ini masih normal dan lancar-lancar saja, walau selama dua hari ini Embung Tirawan kembali mengalami penurunan 95 hingga 90 cm,” kata Sarwani, Kasubag Humas PDAM Kotabaru, Rabu (6/5/2020).

Lanjutnya, jika air di Embung Tirawan itu turun hingga 70 cm, maka Embung Tirawan tidak bisa lagi dimaksimalkan.

Tapi, tetap bisa didistribusikan secara normal seperti biasa asalkan Embung Gunung Ulin masih normal.

“Artian, wilayah layanan terujung dari IPA Tirawan akan kami distribusi melalui sumber air baku yang ada di Gunung Ulin, kami ‘tembak’ ke Gunung Reli, dan dari Gunung Reli ke wilayah ujung IPA Gunung Tirawan,” jelasnya.

Sarwani juga menambahkan, jika nanti kedepannya pendistribusian air terganggu pihaknya akan membantu dengan pipa koneksi dari pipa yang ada di Gunung Reli.

“Insha Allah tidak sempat bergiliran, dan akan berjalan normal-normal saja,” katanya. (cah/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: