oleh

Dukung Kostratani, SMK-PPN Banjarbaru Ikuti Rakor Pendampingan dan Pengawalan

BOGOR,koranbanjar.net – Guna kelancaran pelaksanaan Kostratani diberbagai Kecamatan, SMK-PPN Banjarbaru ikuti rakor pengawalan dan pendampingan BPP sebagai kostratani oleh UPT Lingkup Kementerian pertanian pada Kamis (5/12/2019).

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini, bertempat di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Bogor, Jawa Barat.

Dengan tema “Gerakan Kostratani Wujudkan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern” Rakor ini dihadiri lebih dari 140 peserta dari UPT lingkup Kementerian Pertanian. Tujuan dari rakor ini adalah untuk sinkronisasi antar UPT lingkup Kementerian Pertanian dalam pelaksanaan pendampingan Kostratani di tingkat kecamatan. Kostratani identik dengan pertanian 4.0, pertanian digital, pemanfaatan IT untuk pembangunan pertanian. Pada tahap awal Kostratani dibentuk di 13 provinsi, yaitu Jatim, Jabar, Jateng, Sulsel, Sulteng, Sultra, Sumsel, Lampung, Kalsel, Kaltim, Kaltara, Sumut dan Jambi.

Mengutip arahan Mentan SYL, Kepala Badan Penyukuhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa pertanian memerlukan gerakan bersama dan massal dari bawah (bottom up) dari lingkup kendali terkecil di kecamatan. Pasalnya, membangun pertanian tidak hanya selesai dengan program pemerintah, tetapi dengan gerakan bersama dan digerakkan dengan kebersamaan yang utuh melalui Kostratani.
“Kostratani selain merupakan gerakan bertani juga didukung unsur modernisasi, dengan difungsikannya motor penggerak seperti brigade tanam, brigade Alsintan dan brigade lainnya yang disesuaikan dengan potensi di tiap kecamatan,” katanya.

Menurutnya, KostraTani juga didukung drone dan jaringan internet untuk mendukung kegiatan koordinasi dan monitoring bisa dilakukan realtime, tuntas dan lengkap apabila ditemui kendala di lapangan dapat langsung dicarikan solusinya.

“Semua program pertanian dari direktorat teknis dan pemerintah provinsi serta kabupaten akan ada di Kostratani sebagai garda terdepan untuk melaksanakan seluruh program Kementan.” Pungkasnya (tm/maf)

Komentar

Jangan Lewatkan