Dugaan adanya penggelapan dana jasa pelayanan (jaspel) tenaga kesehatan (nakes) di salah satu puskesmas di Kabupaten Banjar menjadi perbincangan di DPRD Kabupaten Banjar.
BANJAR, koranbanjar.net – Bahkan, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Muhammad Rofiqi, langsung meradang ketika mengetahui adanya permasalahan tersebut.
“Sangat menyedihkan, apalagi melihat anggaran kesehatan yang tidak begitu besar ternyata ada dugaan penyelewengan dananya,” kata dia.
Bilamana hal ini terbukti ada penyelewengan, sambung dia, hendaknya pihak terkait mendapatkan sanksi hukuman seberat-beratnya.
Mendengar kata penyelewengan dana saja, dia sebagai wakil rakyat merasa terpukul. Sebab, dana milik masyarakat seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Malah, ia menerima informasi kalau dugaan ini sudah berlangsung lama sekitar lima tahun.
“Ini kan namanya gila kalau sudah berlangsung lama tapi baru sekarang ketahuan,” katanya, yang menyatakan siap mengumpulkan data dan bukti untuk melaporkan ke penegak hukum. (dya)