DPRD Kalsel Upayakan RS Anshari Saleh Jadi Rujukan Berstandar WHO

  • Bagikan
DPRD KALSEL - Anggota DPRD Kalsel, M Saripuddin.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan akan mengupayakan Rumah Sakit Anshari Saleh di Banjarmasin menjadi rujukan layanan unggulan untuk penyakit infeksi dan saraf serta ruangan infeksi berstandar WHO.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Direktur Rumah Sakit Anshari Saleh, dr. Izaak Zoelkarnain A. Sp.OT, saat menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Kalsel, M.Syarippudin, Senin (16/2/2021) mengatakan, pihaknya memiliki cita-cita agar RS Anshari Saleh menjadi rujukan berstandar WHO.

“Kami punya cita-cita, RSUD Ansari Saleh ini dapat menjadi rujukan layanan unggulan untuk penyakit infeksi dan saraf, selain itu sebagai rujukan ruang isolasi berstandar organisasi kesehatan dunia (WHO),” ujar dr Izzak.

Namun, lanjutnya, hal yang sudah direncanakan sejak 5 tahun lalu ini, masih terkendala refocusing anggaran Covid-19 tahun 2020 yang lalu.

Dia juga menjelaskan, pihaknya sudah membuat masterplan untuk melaksanakan pembangunan isolasi peyakit infeksi dan saraf. “Dikarenakan masterplan ini dibuat 5 tahun yang lalu. Karenanya perlu ada review perencanaan ulang,” ucapnya.

Merespon hal tersbut, Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Saripuddin atau biasa disapa Bang Dhin ini mengatakan, pihaknya akan mencoba mengupayakan bersama badan anggaran DPRD Kalsel,

“Saya sangat mengapresiasi, mungkin ini akan jadi tugas kita ke depan, karena ini adalah visi dan misi RS Anshari Saleh. Semoga reviewnya rampung tahun ini,” harapnya.

Sehingga tahun depan, imbuhnya kita sudah berjuang untuk mencarikan jalan agar hasil review bisa dibangun.

Kemudian Dhin juga menjelaskan singkronisasi DPRD bersama Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di Kalimantan Selatan ini sangatlah penting untuk dilakukan.

“Untuk mengetahui secara langsung rencana program tahun 2021 dan program yang sudah dilaksanakan RSUD Ansari Saleh pada tahun 2020,”  demikian beber Dhin.(humas/yon/sir)

NEWS STORY
  • Bagikan