AdvertorialPemprov Kalsel

Disebut Sebagai Perubahan di Abad 21, Guru Mesti Berdedikasi Tinggi

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Sekdaprov Kalsel H Abdul Haris Makkie mengungkapkan sebagai penggerak perubahan di abad 21, guru diharapkan dapat memperkuat organisasinya; PGRI, sehingga dapat terus membina guru agar menjadi professional.

Itu dikatakannya saat Konferensi Kerja V PGRI Kalsel Masa Bakti XXI, di Ballroom Dafam, Banjarbaru, Jumat (15/3) malam.

“Bahkan di Kalsel, diharapkan pula dapat terus membina para guru agar menjadi profesional dan berdedikasi tinggi,” ujar gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov.

Dalam visi misi Kalsel, lanjut gubernur, Kalsel menginginkan berdaya saing. Untuk mewujudkan ini, tentunya tidak lepas dari peran sektor pendidikan dan guru sebagai ujung tombok dari pendidikan.

Di sela membacakan sambutan gubernnur, Sekdaprov mengaku dirinya bagian dari keluarga besar PGRI. Karena selain orangtua adalah seorang guru, dirinya pun pernah menjadi pahlawan tanpa tanda jasa itu.

“Ulun ini sebetulnya keluarga besar dari PGRI, karena Ibu saya seorang guru. Saya juga guru, pernah mengajar dan kebetulan jadi sekda,” ujarnya.

Sementara Ketua PGRI Kalsel, H M Hatta menjelaskan, konferensi diikuti 215 peserta dari PGRI kabupaten/kota se-Kalsel.

Sedangkan tema yang diangkat pada konferensi; Guru sebagai Penggerak Perubahan Menuju Pendidikan Abad 21.

Konferensi ini juga dihadiri Ketua Umum PGRI Pusat, Prof Dr Unifah Rosyidi, dan sejumlah tokoh pendidikan Kalsel. (Banupost/dra)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close