Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Koran Banjar
Koran Banjar
Banjar

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Sosialisasi Perda RPPLH

Avatar
481
×

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Sosialisasi Perda RPPLH

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala DLH Kabupaten Banjar Ir Mursal sosialisasi Perda RPPLH, Kamis (11/11/2021). (Sumber Foto: Kominfo Banjar/koranbanjar.net)

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar Mursal memimpin langsung pelaksanaan sosialisasi Perda Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Nomor 8 Tahun 2020 ditetapkan pada 30 Desember tahun lalu,

BANJAR,koranbanjar.net – Perda RPPLH disebutkan Mursal menjadi suatu dasar Kabupaten Banjar menyusun rencana pembangunan baik rencana jangka panjang, tata ruang dan tata wilayah.

Advertisement
Koran Banjar
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hal ini dikatakannya saat membuka resmi Sosialisasi Perda RPPLH di Kabupaten Banjar, di aula kantor DLH Kabupaten Banjar, Kamis (11/11/2021) pagi.

Dikatakan Mursal, didalam dokumen RPPLH tersebut memuat tentang potensi Kabupaten Banjar dengan masalah-masalah lingkungan dan upaya-upaya yang harus dilakukan dalam bidang perlindungan dan pengelolaan.

” Sehingga pembangunan berkelanjutan yang kita laksanakan tetap menjaga kelestariannya dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan,” papar Mursal.

Sosialisasi tersebut dimoderatori Sekretaris DLH Kabupaten Banjar Syaifullah Effendi dan diikuti seluruh Kecamatan dan SKPD terkait se Kabupaten Banjar.

Menghadirkan narasumber dari Kasubbag Perundang Undangan, Bagian Hukum Setda Banjar Rizqi Amaliah Eka Safitri dan Wakil Dekan Prodi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Andy Mizwar.

Rizqi Amaliah Eka Safitri, salah satu narasumber sosialisasi menyampaikan, RPPLH merupakan dokumen tertulis berisi perencanaan, potensi, pantauan lingkungan serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu.

Dijelaskan, dokumen tertulis dimaksud tujuannya adalah untuk kepastian hukum, kelangsungan hidup mahluk hidup, pengendalian pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA).

Dukungan antisipasi isu global, pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta peningkatan kesadaran pemerintah.

”Pelaku usaha dengan masyarakat juga diharap untuk berpartisipasi dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,”  pungkasnya. (kominfobanjar/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protes RUU Anggota Parlemen Menari Perang Prabowo Ajak Puasa 5 Tahun KPK Lelang Barang Koruptor Gus Miftah Meminta Maaf Gus Miftah Ejek Penjual Es Teh