oleh

Dianiaya Teman Sendiri, Gara-Gara Tidak Setuju Dengan Hubungan Cinta Temannya

BANJARBARU, koranbanjar.net – Teman menjadi musuh, itulah yang dirasakan Alya (25) warga Sungai Besar Kota Banjarbaru. Dirinya, dianiaya teman sendiri Vera (28) karena persoalan hubungan cinta Alya dengan pasangannya.

Alya menjelaskan, saat ditemui koranbanjar.net di Mapolres Banjarbaru, ia kembali mendatangi Satreskrim Polres Banjarbaru pada Jumat (8/11/2019) kemarin. Karena sudah hampir satu pekan ini, laporan penganiayaan terhadap dirinya sudah diberkaskan sejak Senin (4/11/2019) lalu.

“Ulun (saya) mendatangi Satreskrim lagi karena hendak tahu prosesnya sudah sampai dimana,” terangnya.

Alya menerangkan, selama ini dirinya merasa trauma dan sering pingsan, ia juga mengalami luka di bagian tangan dan benjolan di kepala.

“Ulun dipukul beberapa kali, dibanting oleh Vera. Kepala saya terbentur sampai benjol, entah terkena meja atau lantai saya tidak ingat,” ujarnya dengan kesal.

Ia melanjutkan, pemukulan tersebut terjadi hari Minggu (3/11/2019) lalu, di rumahnya. Terlapor Vera sendiri merupakan temannya, yang saat itu karena rasa kasihan, maka ia tampung di rumah.

“Awalnya saat itu ada pacar saya di rumah, karena Vera tidak setuju saya berpacaran dengan pacar saya, lalu Vera marah sama pacar saya. Dan saya melerai antara pacar saya sama Vera, ih malah kena pukul saya, lalu saya suruh pacar saya pulang. Setelah pacar saya pulang, Vera malah menjadi-jadi memukul saya. Sampai saya ditendang dan dibanting jatuh ke lantai,” jelasnya.

Dirinya mengaku, Terlapor Vera saat itu berujar melakukan pemukulan kepada dirinya karena ingin dirinya sadar. Terkait hubungannya dengan sang pacar.

“Jika Vera ini benar-benar peduli dengan saya, harusnya bisa bicara baik-baik. Tidak harus main fisik, saya selama ini tidak pernah dipukul oleh orang tua saya. Kenapa dia tega menganiaya saya,” tuturnya.

Alya menceritakan, usai pelaporan secara resmi dilakukan oleh dirinya ke Mapolres Banjarbaru. Sempat beberapa kali dimintai keterangan lagi, termasuk pacarnya dijadikan saksi pemukulan tersebut.

Dirinya juga mengaku, sempat ditantang pelapor untuk melaporkan hal ini ke kepolisian. Pasalnya, Terlapor Vera ini mengaku memiliki banyak teman dan kenalan di Mapolres Banjarbaru.

“Saya melaporkan hal ini agar ada efek jera terhadap pelaku. Sehingga tidak sembarangan melakukan pemukulan dan kekerasan. Jika memang niatnya baik kepada saya, kenapa tidak dibicarakan dari awal. Bukan melakukan pemukulan dan penganiayaan,” pungkasnya. (mj-27/maf)

Komentar

Jangan Lewatkan