oleh

Dahnil Anzar: Banyak Pemuda Kritisi UU KPK Kerena Punya Cita-cita Bersih

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Wakil Ketua LHKP PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjadi pembicara pada Dialog Kebangsaan Peran Strategi Pemuda Dalam Pembangunan, sekaligus menyaksikan pelantikan Pemuda Muhammadiyah Daerah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, periode 2019-2024, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (5/10/2019).

Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, dialog ini untuk mengingatkan anak muda dan orang tua terkait dengan makna nasionalisme anak muda.

“Hari ini makna nasionalisme bagi anak muda bukan tentang right or wrong is my country, sudah lebih luas dari pada itu. Kenapa, karena anak muda sekarang dihadapkan dengan modelers Society. Di mana batas-batas ke daerahan dan batas negara sudah makin kecil,” ujarnya.

Menurutnya, memang negara hadir menampilkan keadilan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan mencerdaskan. Karena bagi anak muda nasionalisme adalah pro kemanusiaan, dan pro terhadap nilai kekinian bagi negara ini.

“Saya pikir begini ya, isu anti korupsi itu isu penting kenapa karena korupsi adalah isu masa depan. Ketika praktek korupsi itu masal maka itu merampas masa depannya,” terang Dahnil Anzar.

Ia menilai, hal tersebut bukanlah suatu berlebihan ketika muncul revisi Undang-Undang KPK, banyak bergerak ialah anak muda.

“Menurut saya, mereka (anak muda) memandang isi revisi UU KPK dianggap merampas masa depan anak muda Indonesia, di mana mereka punya cita-cita yang bersih, Indonesia maju,” pungkas Dahnil Azhar. (ags/dra)

Komentar

Berita Terkini