oleh

Cuaca Di Kalsel Belum Bisa Dimodifikasi Jadi Hujan Karena Ini

BANJARBARU, koranbanjar.net – Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, Kalsel saat ini belum memiliki potensi awan yang cukup untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau merekayasa cuaca supaya hujan. Hal itu dinyatakannya Doni berdasarkan data BMKG.

Kepala BNPB Doni Monardo. (foto: yuli kusuma/koranbanjar.net)

“Tapi ketika nanti BMKG mengatakan sudah ada potensi awan, pesawat siap, BPBD harus siap,” ujarnya kepada wartawan, usai Rakor Satgas Penanganan Karhutla Kalsel di ruang Aberani Sulaiman kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Kamis (19/9/2019) malam.

Menurutnya, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperlukan adanya upaya yang lebih intensif, “Kita tidak bisa menggunakan senjata, apalagi kekerasan, tapi harus dapat menyentuh hati masyarakat,” katanya.

Lahan yang terbakar saat ini, disebutkannya, 99 persen akibat ulah manusia. Artinya, hanya ada 1 persen saja karena faktor alam. “Usai terbakar, 80 persennya langsung jadi kebun. Memang sebagian besar yang membakar ini orang bayaran,” sebutnya.

Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makie, mewakili Gubernur Kalsel, mengatakan, gubernur beserta Pemprov Kalsel sudah turun langsung menangani karhutla.

Baca juga: Wali Kota Bicara Karhutla, Mungkinkah Hujan Buatan Diupayakan?

“Langkah yang sudah diambil yaitu membobol irigasi supaya daerah Guntung Damar tidak terbakar,” ungkapnya. (ykw/dny)

Komentar

Berita Terkini