Baznas

Bukannya Merasa Beruntung Desanya Dialiri Listrik, Beberapa Warga Desa Sekapung Malah Tak Mau Pohon-pohonnya Yang Menutup Lintasan Aliran Listrik Ditebang

- Tak Berkategori
  • Bagikan

KOTABARU, koranbajar.net – Dalam kunjungan kerja meninjau pemasangan jaringan listrik PLN di Desa Sekapung yang merupakan desa paling ujung sebelah selatan Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin, banyak menemukan pohon-pohon milik warga Desa Sekapung yang menutupi lintasan aliran listrik, Kamis (01/03).

Anehnya, beberapa warga pemilik pohon-pohon yang ranting dan dedaunannya menutup lintasan aliran listrik, menolak pohon-pohonnya ditebang.

Padahal, dalam kunjungan kerja yang didampingi oleh Supervisor Perencanaan PLN Kotabaru Tata Sugiarta, para kepala desa yang ada di Kecamatan Pulau Sebuku, dan sejumlah tokoh masyarakat desa setempat, Wabup Burhanudin menuturkan langsung kepada warga Desa Sekapung, pembangunan di sektor listrik merupakan cita-cita pemerintah daerah bersama masyarakat dalam rangka pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Burhanudin juga mengatakan, pengembangan di bidang kelistrikan akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. “Saya berharap kepada masyarakat untuk terus mendukung seluruh program pembangunan yang telah dilakukan pemerintah, termasuk di sektor kelistrikan,” harapnya.

Sedangkan Supervisor Perencanaan PLN Kotabaru, Tata Sugiarta, secara tegas menyatakan kepada warga Desa Sekapung, bahwa proses pengaliran jaringan listrik baru itu segera akan dialirkan ke desa-desa jika lintasan jaringan listrik sudah selesai dibersihkan. “Maka yang masih mengganggu aliran listrik seperti ranting-ranting pohon dan dedaunan akan kita potong. Kalau sudah bersih baru kita mulai pengalirannya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, tahun 2018 ini Kecamatan Pulau Sebuku mendapatkan penambahan mesin dan pembangunan jaringan listrik untuk 5 desa. Sebelumnya, hanya 3 desa saja yang dialiri listrik di Kecamatan Pulau Sebuku. (dam)

  • Bagikan