oleh

Bukan Super Hero Tapi Harus Bisa Bekerja Super

Berbekal semangat untuk berbakti kepada masyarakat, itulah yg membuat seorang prajurit dituntut bisa melakukan pekerjaan sekalipun di luar dari ilmu formal yang dikuasainya.

LEONSYAH, Banjarmasin

TAK hanya jago tembak, prajurit juga harus jago dalam membantu rakyat mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Itu yang tergambar dari suasana TMMD ke-105 Kodim 1007/Banjarmasin dilaksanakan di Kuin Kacil Kecamatan Banjarmasin Selatan, dimulai sejak dua minggu telah lewat, Senin (17/06/2019).

Tampak personil Kodim 1007/Banjarmasin sibuk merancang pembangunan jembatan bersama-sama masyarakat setempat. Kuin Kacil merupakan salah satu wilayah terluar di Kota Banjarmasin yang masih mengalami keterbatasan akses.

Tempat ini merupakan daerah dataran rendah di kelilingi oleh sungai dimana saat-saat tertentu air sungai naik dan lingkungan Kuin Kacil sebagian besar terendam air.

Oleh karena itu dalam TMMD ke-105 ini titik berat pengerjaan memang pada konstruksi jalan dan jembatan sangat diperlukan warga dalam kegiatan sehari-hari.

“Tentara itu ilmunya adalah bertempur, tapi kita sekarang mengabdi di satuan teritorial otomatis kita bertempurnya dengan permasalahan dihadapi rakyat,” ujar Danramil Banjarmasin Selatan Mayor Inf Sudjiono.

“Makanya tentara itu harus bisa ngerjakan pekerjaan-pekerjaan super walaupun bukan super hero,” tambahnya lagi sambil tertawa.

Memang banyak tantangan dihadapi dalam TMMD ke-105 ini, sama seperti TMMD sebelumnya pernah dilaksanakan.

Kondisi alam dan posisi target pengerjaan menjadi faktor utama kendala dihadapi. Namun bagi TNI kendala adalah tantangan harus dihadapi dan diselesaikan. Tak ada kata mundur apalagi menyerah selama TNI manunggal bersama rakyat.

Pekerjaan-pekerjaan super akan selalu dihasilkan bila TNI selalu bersama-sama rakyat.(yon/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: