Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Koran Banjar
Koran Banjar
Hukum & Peristiwa

Anggota TNI AL Gadungan Berpangkat Letkol Ditangkap Puspomal

Avatar
649
×

Anggota TNI AL Gadungan Berpangkat Letkol Ditangkap Puspomal

Sebarkan artikel ini
Seorang pria berinisial MQ ditangkap tim gabungan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), bersama Pomal Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III karena menjadi TNI AL gadungan, Kamis (9/3/2023). (Sumber Foto: Suara.com)

Seorang pria berinisial MQ ditangkap tim gabungan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut  (Puspomal) bersama Pomal Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III, Kamis (9/3/2023). Ia ditangkap karena berlaku sebagai anggota TNI AL gadungan.

TANGERANG, koranbanjar.net – Sebelum ditangkap, foto MQ mengenakan seragam TNI AL berpangkat Letkol beredar di media sosial. Melalui hasil pendalaman, MQ diketahui merupakan warga di daerah Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang.

Advertisement
Koran Banjar
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Sesampainya di daerah Rajeg, tim kemudian berkoordinasi dengan Polsek Rajeg perihal pencarian orang yang diduga merupakan oknum TNI gadungan, selanjutnya bersama dengan pihak Kepolisian menuju rumah Kades Desa Sukamanah untuk mengetahui keberadaan pelaku tersebut,” kata Danpuspomal Mayjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso melalui keterangan tertulisnya dikutip Senin (13/3/2023).

Dengan adanya informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi rumah yang diduga menjadi kediaman terduga pelaku. Di rumah itu, tim gabungan bertemu dengan istri QM berinisial M.

Setelah dilaksanakan penggeledahan di dalam rumah tersebut, ditemukan beberapa atribut TNI lengkap dengan perlengkapannya seperti tanda pangkat, tanda jasa, brivet, tutup kepala, sepatu militer dan tas loreng.

Selanjutnya tim menyampaikan kepada M agar menghubungi MQ untuk pulang dan bertemu dengan petugas dari Puspomal.

Atas bantuan dari M sekitar pukul 13.00 WIB, saudara MQ menyanggupi kembali dan bertemu di kantor Koramil Rajeg.

Tim bergerak untuk menjemput dan membawa MQ dan didampingi istrinya ke Mako Puspomal Kelapa Gading untuk dilakukan pendalaman.

I Made Wahyu Santoso mengungkapkan kalau kasus TNI gadungan seringkali terjadi. Ia meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan lebih awas untuk membedakan mana prajurit yang asli atau palsu.

“Sebagai antisipasi dampak yang berpotensi meresahkan masyarakat, karena sering terjadi tindak penipuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang dilakukan oleh oknum TNI gadungan.” katanya. (koranbanjar.net)

Sumber: Suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protes RUU Anggota Parlemen Menari Perang Prabowo Ajak Puasa 5 Tahun KPK Lelang Barang Koruptor Gus Miftah Meminta Maaf Gus Miftah Ejek Penjual Es Teh