Anakan Meranti Asal Bogor Disemai di MH2T

oleh -68 views
Anakan Meranti Asal Bogor Disemai di MH2T
Anakan Meranti di semai di MH2T di Banjarbaru. (Foto: Dishut Kalsel/koranbanjar.net)

BANJARBARU,koranbanjar.net – Ribuan anakan Meranti yang didatangkan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (Puslitbanghut) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Gunung Batu, Bogor, Jawa Barat, telah disemai oleh Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Kalsel di kawasan Miniatur HUtan Hujan Tropika (MH2T) di Banjarbaru, Selasa (27/8/2019).

Pengiriman anakan famili Dipterocarpaceae alias Meranti ini sebagaimana informasi Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, sebelumnya di-packing dan distribusi ditangani oleh staf BPTH Kalsel, Budi Agung Setiawan. Teknisi lapangan MH2T itu melakukannya selepas mengikuti kegiatan Workshop Database Sumber Benih dan Sumber Daya Genetik (SDG) di Hotel Royal Bogor, Jumat (23/8/2019).

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

Anakan Meranti hasil eksplorasi di Gunung Dahu dan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Dramaga Bogor oleh para teknisi lapangan Puslitbanghut Bogor, Wahyu dan Suhendar.

Pendistribusian adalah bagian kerja sama alih teknologi perbanyakan tanaman antara BPTH Kalsel dengan Puslitbanghut Bogor.

Bermacam jenis dari famili Dipterocarpaceae merupakan marga Shorea, Hopea, Vatica maupun Dipterocarpus retusus. Total sebanyak 21 jenis anakan Meranti atau 3.275 batang

“Anakan ini telah melalui threatment dan pengepakan sesuai standar. Jadi bisa dikatakan cabutan berbagai jenis ini akan siap tanam di persemaian dan dijamin masih segar sesampainya di sana,” ungkap Wahyu, teknisi lapangan Puslitbanghut Bogor.

Manager Persemaian Permanen BPTH Dishut Kalsel, Paidil mengatakan, kegiatan persemaian pada Selasa (27/8/2019) ini sebelumnya telah dilakukan terhadap 500 batang semai jenis Dipterocarpaceae berasal dari tempat yang sama.

“Hasilnya, progres perkembangan anakan yang disemai di akhir Juli lalu itu menunjukkan hasil menggembirakan. Lalu, dilakukan persemaian kembali,” ungkapnya.

Diutarakan Paidil, kerjasama bibit persemaian dengan Puslitbanghut KLHK Bogor dan Dishut Kalsel, kemudian pengiriman anakan Meranti, adalah tindak lanjut kunjungan Kepala Dishut Kalsel Hanif Faisol Nurofiq akhir Juli 2019 tadi ke Bogor.

Sekaligus atas hasil asistensi para peneliti dan pakar silvikultur dari Puslitbanghut Bogor, antara lain Henti Hendalastuti Rachmat dan Atok Subiyakto. (dya)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *