oleh

Amandit Aquatic Center Kandangan, Kolam Renang Favorit Bertaraf Internasioal

KOTA Kandangan kini memiliki kolam renang berstandar Internasional, Amandit Aquatic Center Kandangan. Seminggu dibuka untuk umum, langsung kebanjiran ribuan pengunjung. Dalam satu minggu, hasil retribusi belasan juta rupiah. Saya penasaran, apa yang membuat masyarakat antusias datang sehingga saya pun turut mengunjunginya dan mandi di sana.

Muhammad Hidayat, Kandangan

AMANDIT Aquatic Center dibangun di lahan yang cukup luas, berdampingan dengan Stadion 2 Desember Kandangan. Di lokasi yang sama, juga akan dibangun gedung serbaguna yang juga bisa dipakai untuk olahraga beladiri.

Dahulu, wilayah dalam Desa Baluti Kecamatan, Kandangan tersebut, hanyalah lapangan sepak bola biasa yang dikelilingi sawah. Orang Kandangan dan sekitarnya lebih familiar menyebutnya lapangan Ganda, sebab nama kampung dan jalannya adalah demikian.

Ada berbagai rute alternatif menuju Amandit Aquatic Center. Bisa lewat depan Jalan Jendral Sudirman (jalan kota), di seberang SPBU Hamalau masuk menuju Jalan Kalaka Indah dan lurus saja akan sampai. Bisa juga masuk lewat Jalan Teratai di sebelahnya, ataupun jalan SKB yang juga jalannya saling bertemu.

Atau dari belakang melewati Jalan Ganda, yang bisa diambil dari Jalan Loklua maupun Jalan By Pass.

Nama Amandit Aquatic Center merupakan hasil sayembara Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS), dilaksanakan November satu tahun lalu.

Menurut Afriadi yang memenangi sayembara tersebut, kata Amandit diambil dari nama sungai, ikon di HSS, yang masih berhubungan dengan air. Sedangkan Aquatic Center merujuk pada kata untuk tempat perlombaan atau venue, hal ini berkaitan HSS akan menjadi tuan rumah pada Porprov XI Kalsel di 2021 mendatang.

Sebelum diberi nama, kolam renang tersebut sempat dibuka untuk umum 2018 lalu. Namun ditutup kembali, dan baru dibuka lagi Senin (21/10/2019) lalu.

“Dulu itu hanya dilakukan uji coba saja, jadi kita buka untuk umum. Lalu setelah sudah matang kita buka kembali,” ujar Syakhriel Anwar, Kasi Sarana dan Prasarana Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Sekarang, sudah dibuka untuk umum. Diungkapkan Kabid Pembinaan Pemuda dan Olahraga Disporapar HSS Fitri, masyarakat sangat antusias, terbukti dengan jumlah kunjungan sangat banyak.

Amandit Aquatic Center Kandangan, Kolam Renang Favorit Bertaraf Internasioal
Pengunjung meloncat dari papan tertingi, Amandit Aquatic Center Kandangan. (foto: hidayat/koranbanjar.net)

Pengunjung minggu pertama terangnya, kisaran 1500 orang. Setiap hari tidak kurang dari 100 orang pengunjung datang, dan puncaknya akhir pekan. Sabtu dan Minggu total pengunjung hampir 900 orang.

“Pemasukan dari retribusi seminggu tersebut kurang lebih dua belas juta delapan ratus ribu rupiah,” ungkapnya.

Pagi hari kebanyakan dikunjungi pelajar, pastinya dengan dampingan guru olahraganya. Jika tanpa pendampingan tidak akan diterima, sebab dipastikan ia bolos sekolah.

Saya turut mengunjungi Amandit Aquatic Center Senin pekan tadi. Benar saja kolam sangat ramai, sampai sore juga masih didominasi anak-anak hingga remaja, meski ada juga pemandangan wanita-wanita yang jadinya, kelihatan seksi menghiasi kolam.

Suasana makin santai ditambah musik yang diputar operator, melalui pengeras suara sebagai hiburan bagi pengunjung. Apalagi lagu band favorit saya Sheila On 7 yang diputar.

Kebanyakan pengunjung saya lihat, asik-asikan berenang bebas, belajar berenang, berswafoto, hingga melompat dari papan loncat indah. Rata-rata tidak menggunakan pakaian renang, termasuk saya sendiri.

Amandit Aquatic Center Kandangan, Kolam Renang Favorit Bertaraf Internasioal
Saya saat mandi berenang di kolam Amandit Aquatic Center Kandangan. (foto: hidayat/koranbanjar.net)

Makin sore makin bertambah banyak pengunjung, bahkan pukul 16.30 lewat ada yang baru datang. Saya heran juga mau apa ia padahal kolam ditutup setengah jam lagi.

Pada intinya kolam tersebut didesain bukan untuk tujuan pariwisata, tetapi namanya masyarakat akan tertarik akan hal baru, apalagi mendengar kata kolam renang berstandar Internasional.

Kolam renang olahraga yang berstandar Internasional, informasi yang saya dapat katanya pohon peneduh pun tak boleh ada di dalam, sebab akan menghalangi pandangan wasit.

Berbicara fasilitas kolam Amandit Aquatic Center, semuanya sangat mewah. Terdapat 3 kolam, kolam utama berbentuk persegi panjang dengan ukuran standar, panjang 50 meter dan lebar 25 meter, terdapat 10 balok start, untuk 10 lintasan. Kedalamannya di bagian sisi kolam 1,5 meter dan di tengah 2,5 meter.

Lalu ada kolam untuk arena loncat indah, kedalaman kolam 5 sampai 6 meter. Terdapat papan loncatan mulai dari 1 meter, 3 meter, dan di tengah berbentuk menara dengan ketinggian bertingkat 5 hingga 10 meter. Kolam terakhir untuk anak-anak sedalam lutut orang dewasa.

Tentunya temperatur air sudah ada pengaturannya, sehingga tidak terlalu hangat atau dingin sesuai standar 25-28 derajat celsius. Di bagian belakang terdapat ruang pompa. Air setiap hari disirkulasi otomatis, sehingga selalu terjaga kebersihannya, meski dicemari make up hingga celana jeans pengunjung yang luntur.

Fasilitas dilengakapi dengan tribun penonton, yang bisa menampung ratusan orang. Untuk penerangan malam hari juga ada lampu sorot di 4 sudut, serta di atap tribun.

Keamanan, kolam dijaga 12 orang petugas setiap harinya, dengan fasilitas 7 kamera CCTV. Ada juga jasa sewa pelampung anak-anak, satu pelampung kata pengunjung yang menyewa, ia membayar seharga 10 ribu rupiah.

Amandit Aquatic Center Kandangan, Kolam Renang Favorit Bertaraf Internasioal
Toilet Amandit Aquatic Center Kandangan. (foto: hidayat/koranbanjar.net)

Dengan biaya retribusi 7.000 rupiah untuk umum, 5.000 rupiah untuk pelajar, dan 10.000 rupiah di akhir pekan, serta biaya parkir 2000 rupiah anda bisa berenang sepuasnya di Amandit Aquatic Center Kandangan. Tentunya kamar mandi dan toilet mewah serasa VIP, disediakan gratis. (*)

Komentar

Jangan Lewatkan