Rombongan wisatawan lokal asal Lontar Kotabaru yang berjumlah 13 orang sempat terdampar kurang lebih tiga hari di Pulau Birah-birahan, akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini.
KOTABARU, koranbanjar.net- Puluhan wisatawan itu terhitung sejak hari Sabtu (4/12/2021) sore hingga Selasa (7/12/2021) harus bertahan di Pulau tersebut. Beruntung diketahui jajaran Sat Polair.
Akhirnya, bersama jajaran TNI AL Kotabaru dapat berhasil mengevakuasi puluhan wisatawan tersebut dengan menggunakan KMN Minrewali.
Kapolres Kotabaru, AKBP M Gafur Aditya Harisada Siregar, melalui Kasat Polair, AKP Koes Adi Dharma membenarkan adanya para wisatawan asal Desa Lontar yang terdampar di Pulau Birah-birahan.
“Benar. Sekitar pukul 17.42 Wita tadi, rombongan wisatawan ini tiba di Tanjung Pelayar dengan keadaan selamat,” ujar Koes Adi, usai memimpin evakuasi para wisatawan.
Sambung dia, meski sempat dihadang cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, jajaran Sat Polair, beserta TNI AL yang dipimpin Kasat Polair, bisa berjalan dengan lancar dan selamat.
“Jadi. Para wisatawan ini berangkat dari desanya menuju Pulau Birah-Birahan yang terletak di perbatasan Pulau Laut Kepulauan dan Pulau Sembulan. Tidak bisa balik lantaran terhalang cuaca yang ekstrem,” pungkasnya. (cah/dya)