Warga Serbu Kantor Desa Banua Binjai Barabai Untuk Ini

  • Bagikan
VAKSINASI – Salah seorang penerima vaksinasi. (foto: Ramli)
VAKSINASI – Salah seorang penerima vaksinasi. (foto: Ramli)

Warga Desa Banua Binjai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel berbondong-bondong menyerbu kantor desa setempat. Bahkan mereka rela antre hingga 6 jam, tujuannya untuk mendapatkan vaksinasi dan mendapatkan BLT (Bantuan Langsung Tunai).

BARABAI, koranbanjar.net – Kegiatan vaksinasia tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Sekretariat Daerah Kabupaten HST tanggal 10 September 2021 nomor 100/031/PEM/2021 tentang percepatan vaksinasi dalam mengendalikan Covid-19.

Isi surat edaran tersebut antara lain, untuk penerima manfaat dana APBD dan APBN, tenaga kontrak, da’i keliling, guru TPA, PKH, penerima BLT, kader posyandu, Tagana serta fasilitator nya agar melampirkan sertifikat vaksin (minimal vaksin pertama) untuk pengurusan serta pencairan dana.

Hal ini yang memicu masyarakat Desa Banua Binjai, khususnya masyarakat penerima BLT APBD menyerbu kantor desa untuk melakukan vaksinasi tahap pertama, Rabu (13/10/2021) pagi.

Salah satu aparat desa setempat, Didi mengungkapkan, baru hari ini Desa Banua Binjai dapat jadwal untuk vaksinasi, memang sudah satu bulan edaran tersebut dia terima. “Sudah jauh-jauh hari juga mau melakukan kegiatan vaksinasi ini, namun hanya terealisasi kemarin,” ungkap Didi saat ditemui koranbanjar.net, Kamis (14/10/2021) siang.

Dia menambahkan, vaksinasi yang dilakukan merupakan vaksin sinovac dengan target utama seluruh penerima BLT APBD, selain itu juga terdapat masyarakat umum yang ikut untuk divaksin.

Salah satu warga Desa Banua Binjai, Khaidar mengaku terpaksa ikut vaksin, kalau tidak ikut tidak dapat dana BLT. “Jujur, sama jarum suntik saja sudah takut, untung tidak drop,” ujarnya.

Lain halnya denga Sala, dia mengaku tidak ada unsur terpaksa dalam hati untuk vaksin. “Saya cuma dapat kabar, kalau anak mau masuk sekolah orang tuanya harus memperlihatkan sertifikat vaksin, ini anak saya sudah mau masuk SMA, takutnya kalau tidak ada sertifikat vaksin tidak bisa masuk, makanya saya juga ikut vaksin. Memang saya juga penerima dana BLT, namun bukan karena itu saya ikut vaksin, hanya karena masa depan buah hati,” ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga siang, diikuti hampir semua penerima dana BLT APBD. Namun tidak semua kebagian, karena dosisnya sudah habis dan juga tim vaksinasi dari Puskesmas akan melakukan vaksin ke tempat lain.(mj-41/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *