Warga Labuanmas Kotabaru Gelar Ritual Mapandretasi

Tokoh adat atau Nyamma yang disebut Sanro menyiapkan sesajen untuk dilepas ke laut pada ritual Mapandretasi (foto: icah/koranbanjar.net)

KOTABARU, KORANBANJAR.NET – Masyarakat Labuanmas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, menggelar ritual adat Mapandretasi, Senin, (25/3) malam.

Menurut tokoh masyarakat Desa Labuanmas, Abdul Kadir, Mapandretasi merupakan prosesi adat yang rutin dilaksanakan turun menurun oleh warga setempat.

“Tujuan dari pelaksanaan Mapandretasi adalah untuk keselamatan bagi nelayan, khususnya warga Desa Labuanmas,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Mapandretasi, katanya, diharapkan para nelayan setempat mendapatkan keselamatan saat bekerja mencari ikan dilaut lepas.

“Ritual malam ini sebagai persiapan untuk pelaksanaan acara puncak pada esok hari (Selasa, 26/3). Malam ini warga menyiapkan sesajen yang akan dilepas ke laut besok,” katanya.

Ia menambahkan, sebelumnya telah dilakukan pemotongan hewan kambing dan ayam dipinggir pantai.

“Sebelum pelepasan sesajen ke laut, pagi-pagi terlebih dahulu dilakukan pemotongan hewan kambing dan ayam,” tambahnya.

Ritual adat Mapandretasi yang dilaksanakan Senin malam, dihadiri Kepala Desa Labuanmas, Duriansyah, tokoh masyarakat, tokoh adat Nyamma yang disebut Sanro serta seluruh warga setempat. (cah/ndi)

Rusmanadi

Read Previous

Berikan Bantuan, Bupati Banjar Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Limamar

Read Next

Tadi, 9 Atlet Kalsel dari SOWSG Abu Dhabi tiba di Syamsudin Noor

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *