Warga Kuin Cerucuk Ini Nekat Akhiri Hidup Gantung Diri di Kawasan Kuburan

Posisi korban ketikaditemukan tergantung di pohon, Selasa (17/10/2023). (Sumber Foto: Relawan Emergency)

Junaidi alias Juned berusia 30 tahun ditemukan tewas setelah diduga mengakhiri hidup dengan gantung diri pada sebuah pohon di kawasan kuburan, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (17/10/2023).

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Ditemukannya seorang lelaki dengan posisi tergatung di pohon, sontak membuat warga setempat geger dan berdatangan ingin mengetahui identitas korban.

Informasi yang dikumpulkan bahwa penemuan ini berawal adanya ibu-ibu yang menyaksikan ada seseorang tergantung di pohon sekitar pukul 08.00 Wita.

Warga setempat terkonfimasi seorang perempuan atau ibu-ibu itu mengira yang tergantung adalah boneka.

Namun, setelah diperhatikan secara seksama ternyata manusia berjenis kelamin laki-laki.

“Ibu tadi langsung berteriak bahwa ada orang tergantung dan saya yang mendengar teriakan tadi bergegas mendatangi asal suara, lalu menghampiri untuk memastikan, ternyata memang benar ada orang tergantung,” papar warga setempat.

Penemuan ada orang gantung diri langsung tersebar hingga sampai diterima informasinya oleh relawan emergency dan pihak kepolisian.

Pihak keluarga korban yang dihubungi lantas turut menyaksikan penurunan korban, selanjutnya evakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Saudara almarhum berinisial Yn hanya bisa pasrah mengetahuu adiknya ditemukan tergantung di atas pohon dan diduga bertujuan mengakhiri hidup.

“Kaget mendapat kabar lewat telepon, adik tergantung di atas pohon. posisi saya saat itu di Sungai Andai,” kata Yn.

Sepengetahuannya, Juned sempat dicari ayahnya, sebab tidak pulang usai bekerja tadi malam sebagai petugas kebersihan.

Memang, katanya, Juned sebelum ditemukan wafat tidak pernah mengeluh atau menceritakan ada permasalahan maupun meninggalkan pesan.

“Kami semua kaget,apalagi ia tidak pernah mengeluh atau menceritakan memmiliki permasalahan,” cetus Yn.

Juned, sebut Yn, rencananya disalatkan di Masjid Al Jihad Banjarmasin, selanjutnya dikuburkan setelah kedatangan saudara pertamanya dari Kabupaten Balangan. (dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *