Baznas

Waow, Pulau Laut Sebuku Disiapkan untuk Pengembangan Arboretum seluas 100 Ha

  • Bagikan

TANAH LAUT, KORANBANJAR.NET – Menindaklanjuti MoU terkait alih teknologi  pengembangan jenis-jenis Dipterokarpa pada PMUMHM di KPH Pulau Laut Sebuku antara Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa Kemen LHK dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, KKPH Pulau Laut memberikan pendampingan.

Pendampingan KKPH Pulau Laut Sebuku sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor melalui dengan instruksi Kadishut Prov Kalsel,  DR. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut, MP.

DR. Sri Sugianto, MSc dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa Kemen LHK didampingi melaksanakan peninjauan lapang untuk kelayakan lokasi bagi pengembangan Arboretum jenis-jenis Dipterokarpa di wilayah KPH Pulau Laut Sebuku khususnya pada kawasan hutan produksi di Areal PMUMHM (Pengelolaan Areal Pembangunan Model Unit Manajemen Hutan Meranti)

“Rencananya target luasan untuk pengembangan Arboretum – tempat berbagai pohon ditanam dan dikembangbiakkan untuk tujuan penelitian atau pendidikan , red — seluas 100 ha yang pembangunannya akan dilakukan secara bertahap,” ungkap Hanif.

Langkah awal, saat ini telah dilakukan pengambilan sampel tanah guna mengetahui kandungan fisik kimia tanah pada rencana lokasi Arboretum guna perlakuan lebih lanjut terhadap jenis tanaman Dipterokarpa yang akan dikembangkan di areal PMUMHM.

“Diharapkan dengan dikembangkannya beragam jenis Dipterokarpa pada rencana lokasi Arboretum di areal PMUMHM dapat memperkaya dan melestarikan jenis Dipterokarpa yang semakin langka di Indonesia,” pungkasnya.(humas dishut kalsel/sir)

  • Bagikan