Baznas

Wanita Usia 30-50 Tahun, Ayo Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara Sekarang!

- Tak Berkategori
  • Bagikan

BANJARBARU, koranbanjar.net – Dalam rangka memberi motivasi kepada wanita usia produktif untuk medeteksi secara dini kanker leher Rahim (serviks) dan kanker payudara, PKK Kota Banjarbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru melaksanakan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim (Serviks) dan Kanker Payudara Tahun 2018, Selasa (13/03).

Ketua panitia kegiatan sosialisasi, Hj. Maulidah menyampaikan bahwa tujuan pertemuan hari ini adalah mensosialiasikan pentingnya deteksi dini kanker serviks dan payudara pada organisasi kewanitaan se Kota Banjarbaru.

“Sehingga nantinya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya anggota dan organisasi kewanitaan se Kota Banjarbaru serta menumbuhkan kesadaran untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara,” ujarnya.

Maulidah menambahkan, jumlah peserta yang hadir mengikuti sosialisasi di Aula Gawi Sabarataan adalah 100 orang terdiri dari PKK Kota Banjarbaru, Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarbaru, Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kalsel, Persit Rindam VI Mulawarman serta beberapa organisasi kewanitaan lainnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Agus Wijaya menyampaikan Pemerintah Kota Banjarbaru sudah memasuki tahun ketiga dimana Ketua TP PKK Kota Banjarbaru menginstruksikan untuk wanita usia 30-50 tahun untuk skrining atau deteksi dini.

“Karena biasanya kanker itu diketahui pada saat stadium lanjut karena saat masih stadium awal tidak ada tanda-tanda yang spesifik. Sedangkan jumlah wanita usia 30-50 tahun di Kota Banjarbaru ini ada 38.484,” ucapnya.

Agus menambahkan dari jumlah yang ada telah terskrining sebanyak 5%. Skrining bisa dilakukan di Puskesmas dan gratis.

“Seperti yang sering dilakukan yaitu IVA, tidak sakit kok. Dan untuk pemeriksaan lebih lanjut dinamakan pap smear. Juga ada jaminan asuransi yaitu JKN untuk pemeriksaan ini,” imbuhnya.

Dari hasil laporan bulan Januari, didapati sebanyak 97% IVA Positif. Ini membuktikan bahwa sel kanker itu dengan cepat menggerogoti sel normal. Agus juga berharap peran serta PKK Kota dan Provinsi dapat membantu menurunkan angka kematian akibat kanker serviks dan kanker payudara serta mengingatkan peserta untuk melaksanakn Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (GERMAS).(ana/iah)

  • Bagikan