oleh

United Nations Human Lirik TPA Basirih

BANJARMASIN,KORANBANJAR.NET – Tim United Nations Human Settlements Programme(UN) Dan Profesor dari Jepang telah berkunjung ke Pemerintah Kota Banjarmasin guna mensosialisasikan suatu sistem sederhana untuk pengolahan dan penguraian sampah dengan Metode Fukuoka.

Sosialisasi ini diadakan di ruang Integrasi Pemko dengan menghadirkan Walikota Ibnu Sina, Senior UN Bruno Dercon, Profesor dari Universitas Fukuoka Jepang bersama seorang perempuan yang menjadi penerjemah, serta Kepala Dinas DLH,PUPR Kota,Senin(13/08/2018).

Dalam forum tersebut, Bruno menjelaskan apa yang diterangkan Profesor Jepang kepada Walikota beserta perangkat DLH dan PUPR mengenai cara menguraikan sampah dengan cara yang paling sederhana di negara mereka.

Yaitu cara menguraikan sampah dengan menggunakan saluran dari bambu atau ban mobil yang ditanamkan di bawah area landfill (urug) guna memasukan udara, sehingga gas yang dihasilkan dari penumpukan sampah (metan) bisa keluar dan proses pembusukan sampah bisa dipercepat sehingga udara di sekitar menjadi sehat.

“Mudah-mudahan program ini berjalan dan kami berharap kepada UN Habitat untuk terus memberikan masukan kepada Pemerintah Banjarmasin dalam hal pengolahan sampah dengan cara-cara yang lebih efesien dan sederhana,”ujar Ibnu penuh harap.

Penjelasan ini ia paparkan kepada beberapa wartawan media sesuai acara sosialisasi mengenai Sistem Fukuoka untuk mengolah sampah di ruang integrasi kantor Pemko Banjarmasin, Senin (13/08/2018).

Sebelumnya cara yang dipakai saat ini dalam proses pengolahan sampah dengan cara Sanitary landfill yaitu menumpuk sampah pada kawasan cekung kemudian dipadatkan dan ditimbun dengan tanah, kemudian gas mentananya di ambil dengan alat khusus. “namun cara seperti ini masih rawan akan ledakan” ujar Ibnu.

Sementara menurut Bruno Dercon ketika ditanya mengapa memilih Kota Banjarmasin untuk menerapkan sistem dari Jepang tersebut, menurutnya Banjarmasin memiliki reputasi untuk memasukan tekhnologi baru dalam hal  Pengolahan Air Limbah dan keinginan untuk mencapai prestasi.

“Ini yang membuat saya tertarik dengan Banjarmasin dan ingin mengajak bekerja sama,” pungkasnya (leo/sir)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: