oleh

Umur 97 Tahun Nenek Darsiah Calon Haji Tertua, Begini Faktanya

JAMAAH haji tertua di Kabupaten Banjar 2019 berumur 97 tahun. Ia bernama Nenek Darsiah asal Sungai Batang, Martapura Barat. Di umurnya yang sudah hampir satu abad, bagaimana persiapan Nenek Darsiah berangkat ke Tanah Suci Mekkah, dan seperti apa rahasianya sehingga fisiknya masih kuat?

Hendra Lianor, Martapura

BERANGKAT berhaji dengan jarak yang sangat jauh dan ritual haji yang begitu melelahkan, sangat menguras energi, pastinya perlu persyaratan kesehatan khusus. Jika tidak, maka tak menutup kemungkinan akan terjadi sesuatu saat melaksanakan ibadah haji.

Untuk menghindari hal tidak diinginkan dan demi kelancaran jamaah melaksanakan haji, pemerintah pun rajin memeriksa kesehatan para jamaah haji. Bahkan sampai tiga kali proses pemeriksaan.

Nenek Darsiah, jamaah haji tertua di Kabupaten Banjar ini masuk daftar haji tahun 2019. Nenek Darsiah berangkat hanya seorang diri bersama 26 jamaah lainnya di kloter 12 dari total 496 jamaah haji Kabupaten Banjar.

Saat pelepasan jamaah haji yang digelar di Mahligai Sultan Adam Martapura baru-baru tadi, Nenek Darsiah mengaku dirinya sangat siap untuk berangkat menunaikan rukun Islam yang ke-5 itu ke Tanah Suci Mekkah.

Terkait persiapan fisik, sang nenek nyaris tidak ada persiapan khusus. Bahkan, bekal obat-obatan khusus juga tidak ada.

“Paling seperti minyak angin, obat anti mabuk perjalanan,” tutur Nenek Darsiah kepada koranbanjar.net saat pelepasan jamaah haji oleh Bupati Banjar, Selasa (2/7/2019).

Yang tidak disangka, Nenek Darsiah malah membawa Iwak Rabuk (ikan abon). “Iwak rabuk, itu saja,” kata nenek ketika ditanya membawa barang selain untuk keperluan berhaji.

Meski pendengaran dan daya ingatnya sudah menurun, namun Nenek Darsiah ini masih terlihat kuat, khususnya berjalan, masih seperti orang kebanyakan tanpa dibantu alat apapun.

Nenek kelahiran tahun 1922 ini dapat rezeki naik haji tahun ini dari hasil bertani dengan menunggu 3 tahun setengah.

Disinggung apa rahasia sang nenek sehingga masih kuat di umurnya yang hampir satu abad itu. Nenek Darsiah menjelaskan tidak ada rahasia tertentu atau kiat-kiat tertentu.

Ia mengaku hanya rutin beribadah puasa sunah Senin dan Kamis dan mandi subuh. “Iya sering puasa senin kamis dan mandi subuh,” katanya singkat.

Nenek Darsiah rencananya mulai berangkat ke asrama haji pada 23 Juli mendatang bersama 26 jamaah lainnya di kloter 12 gelombang kedua. (dra)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: