Uji Sertifikasi Profesi Bagi Siswa SMK PP di Banjarbaru

  • Bagikan
SMKPP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian kembali menggelar Uji Sertifikasi Profesi (USP) bagi siswa kelas XII TP. 2020/2021. (Sumber Foto: SMK PP Negeri Banjarbaru)
SMKPP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian kembali menggelar Uji Sertifikasi Profesi (USP) bagi siswa kelas XII TP. 2020/2021. (Sumber Foto: SMK PP Negeri Banjarbaru)

Setelah sempat absen tahun lalu karena pandemik covid-19, SMK PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian kembali menggelar Uji Sertifikasi Profesi (USP) bagi siswa kelas XII TP. 2020/2021.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru Budi Santoso menjelaskan, “USP kali ini merupakan hal yang istimewa bagi kami dan mungkin asesor, karena tahun kemarin tidak digelar karena pandemik dan anggaran terkait covid-19,” katanya.

Dilanjutkan Kepsek dalam penjelasan, karena masih dalam pandemik, maka selaku panitia melakukan prosedur kesehatan, nanti dalam pelaksanaannya satu asesor mengikuti 2 sesi.

Satu asesor menangani 5 siswa, hal ini juga sesuai arahan dari Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

USP kali ini terdapat 112 orang yang terdiri dari 3 Kompetensi Keahlian di SMK-PP Negeri Banjarbaru, diantaranya 53 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), 40 siswa Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura (ATPH), dan 19 siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).

Ada 3 bidang keahlian yang diujikan antara lain Uji Sertifikasi Profesi Bidang Keahlian Mandor Kelapa Sawit untuk siswa ATP, Uji Sertifikasi Bidang Keahlian Pemelihara Tanaman Hidroponik untuk siswa ATPH, dan Uji Sertifikasi Bidang Pelaksana Pengolahan Hasil Pertanian Olahan Susu Kedelai untuk siswa APHP.

Siswa kelas XII ini akan diuji oleh para asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian, baik berupa uji teori, wawancara dan praktek.

Kali ini Asesor USP untuk bidang Mandor Kelapa Sawit, berasal dari BBPP Binuang, Dinas Pertanian Kabupaten Malang, dan Praktisi.

Untuk bidang Pemelihara Tanaman Hidroponik berasal dari Dinas Pertanian Perkebunan Kabupaten Kediri, BBPP Lembang, SMKN Plosoklaten Kediri, dan Praktisi.

Sedangkan bidang Pelaksana Pengolahan Hasil Pertanian Olahan Susu Kedelai berasal dari BBPP Lembang, dan Pepi Serpong.

USP 2021 ini digelar selama 4 hari, terhitung sejak Senin (5/4/2021) sampai Kamis (8/4/2021), yang dilaksanakan di ruang dan lahan praktek SMK-PP N Banjarbaru.

Praktek dilaksanakan di Guntung Lua untuk ATP, lahan praktek H. Idak untuk ATP dan terakhir laboratorium Pasca Panen di H. Idak untuk APHP.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian adalah sektor yang sangat penting, terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional.

“Menanamkan nilai perjuangan membangun pertanian maju, mandiri dan modern,” ujarnya.

Ditambahkan Dedi Nursyamsi, untuk menjadi negara maju, hal utama yang perlu digenjot adalah SDM-nya.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantapan Pendidikan vokasi pertanian, mencetak lulusan yang berkualitas baik sebagai job seeker, job creator maupun pengusaha pertanian milenial.

“Sementara, qualified job seeker adalah petani milenial yang terampil dan menguasai pekerjaannya, bisa ditempatkan di seluruh sektor dunia usaha dan industri pertanian,” jelas Kepala PPSDMP Kementan ini. (wd/Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru/dya)

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *