Berita Utama

Tunggakan BPJS Rp60 M, Kepala BPJS; Saya Tidak Mengakui Piutang!

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Pernyataan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Ulin, dr.Suciati, terkait tunggakan pembayaran BPJS kesehatan, mendapatkan bantahan tegas dari Kepala BPJS Kantor Cabang Banjarmasin.

Kepala BPJS Kantor Cabang Banjarmasin, Dr Muhammad Fahriza menyatakan, utang yang diakui pihaknya hanya bulan Oktober, selebihnya baik November sampai Desember belum bisa diakui. Karena belum ada kesepakatan berita acara berapa yang akan dibayar BPJS, serta belum selesai diverifikasi.

“Yang bener itu kita menunggak hanya bulan Oktober karena jatuh temponya pada 5 Desember, sementara yang November, saya belum bisa mengakui sebagai piutang karena belum selesai diverifikasi dan jatuh temponya pada bulan Januari. Jadi saya baru bisa mengakui pada bulan Januari nanti,” terangnya dengan tegas.

Sedangkan pada Desember, yang lebih parah lagi menurut Riza diajukan saja belum, artinya klaimnya itu masih ngambang. “Kami bisa mengakuinya setelah diajukan dan selesai diverifikasi, itu yang perlu dipahami,” ujarnya kepada koranbanjar.net saat wawancara di ruang kerjanya Kantor  BPJS Cabang  Banjarmasin, (17/12/2018).

Ia mempersilakan kepada pihak RSUD Ulin untuk mempersepsikan seperti yang dituturkan Dirut dr.Suciati, namun jangan sampai publik tergiring seolah-olah BPJS  supaya jangan tergiring seolah-olah BPJS telah menunggak selama 3 bulan atau lebih.

“Silakan pihak RSUD Ulin mempersepsikan seperti itu, namun jangan sampai nanti publik tergiring yang mengatakan seolah-olah BPJS telah melakukan penunggakan pembayaran selama 3 bulan, bahkan ada yang bilang setahun,”  tandasnya.

Ketika ditanya apakah benar pernyataan pihak RSUD Ulin dalam hal ini Direktur Utama Suciati yang mengatakan bahwa BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin telah terutang sebesar Rp60 miliar selama 3 bulan, yaitu Oktober, November dan Desember 2018.

“Sekali lagi saya katakan, datanya Rp60 miliar itu bersumber darimana, Oktober berapa? November berapa? Dan Desember juga berapa? Sya hanya mengakui yang Oktober. Pastinya dua bulan tersebut tidak ada kesepakatan kedua belah pihak,” jelasnya.

Sebelumnya Dirut dr.Suciati dengan logat khas Jawanya ini mengklaim kalau selama 3 bulan, BPJS belum melakukan pembayaran mulai bulan Oktober hingga Desember dan Ia menyebutkan total tunggakan BPJS selama 3 bulan berkisar Rp60 miliar.

Pernyataan itu diungkapkan pada saat menggelar Temu Pejabat dan Humas RSUD Ulin dengan Insan Media Tv, cetak dan online di Gedung Aula RSUD Ulin Banjarmasin, Sabtu (15/12/2108).(al/sir)

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Close