Kalimantan Timur

Tumpahan Minyak di Malawai Diduga Limbah Bengkel, Pemkot Perketat Pengawasan

BALIKPAPAN, KORANBANJAR.NET – Pemerintah Kota Balikpapan akan memperketat pengawasan terhadap bengkel-bengkel yang berijin maupun tak berijin khususnya menyangkut penanganan limbah.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat meninjau pencemaran Teluk Balikpapan. Pasalnya, diduga limbah yang mencemari Teluk Balikpapan diduga oli bekas yang sengaja dibuang.

“Ini sepertinya limbah, kita akan telusuri dan akan mensosialisasikan ke camat dan lurah artinya yang punya pengawasan bengkel tak berizin, kalaupun berizin kita sampaikan bahwa limbahnya ini berharga ada nilai ekonomisnya,” ujar Rahmad.

“Tinggal lapor nanti kita menjemput, bisa juga dari laut atau kapal nanti kita menyampaikan ke ksop atau pelindo untuk menyampaikan ke kapal-kapal bahwa limbah-limbah tidak dibuang ke laut,”

BACA JUGA  Ratusan Driver Ojek Online Tuntut Pembatasan Kouta

Menurut Rahmad, ketika mendapat laporan Teluk Balikpapan kembali tercemar, pihaknya langsung melakukan tindakan cepat karena tidak ingin pencemaran lingkungan laut menyebar lebih luas.

“Makanya kita action ke lapangan sama kepala DLH sebagai wujud komitmen kita untuk menjaga perairan kita lingkungan. Kita action, Alhamdulillah Pertamina memberikan bantuan peralatannya dan pengawas mereka datang kemari,” katanya.

“Sebenarnya saya ada menyampaikan ini adalah ranah dari provinsi, tetapi ngga kalah karena ini rumah kita maka kita action dulu. Permasalahan regulasi nanti urusan belakang siapa yang bertanggungjawab seperti apa dan apa yang dikerjakan. Dalam hal ini Balikpapan yang merasakan dampaknya,”

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Suryanto nampak geram melihat Teluk Balikpapan kembali tercemar. Karena ketiga kali dalam bulan Juli, karena sebelumnya tumpahan minyak.

BACA JUGA  Paska Teror Bom, CCTV dan Mesin X-Ray Pelabuhan Semayang Diaktifkan

“Ini sudah ketiga kali. Pertama , Jumat (20/7), Senin (23/7) dan selasa (31/7). Ya memang sedikit-sedikit tapi kalo ketiga kali tapi ya banyak,” kata Suryanto saat mendampingi Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud.

Suryanto mengungkapkan, kemungkinan cemaran tersebut, merupakan oli bekas yang sengaja dibuang. Pihaknya, telah mengambil sample, termasuk menurunkan petugas dan truk penyedot minyak

“Kalau saya lihat sepintas kayak limbah oli bekas, industri kecil. Mungkin nampung di drum kemudian dibuang. Kami himbau jangan lagi buang ke laut karena ini menganggu habitat laut. Dan oli ini ada yang beli, nanti lapor kita jemput,” ujarnya.

“Sepintas ada yang dibotol, kemudian buang sekaligus. Kalo menurut saya masih dilihat lagi dari arah timur ke barat. Kira-kira ada area balikpapan timur. Arah arus dari mana, barat ke pesisir.,”

BACA JUGA  Kapal Berbendera Panama Sebagai Barbuk Tumpahnya Minyak di Teluk Balikpapan

Suryanto pun berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi pelaku ataupun perusahaan yang sengaja membuang limbah ke Teluk Balikpapan. Karena kejadian tersebut telah berulang-ulang.

“Kita akan tindak lebih tegas ini yang ketiga kita temukan. Tentu kalau ini berulang hukuman lebih berat,” ujarnya. (sya/dra)

Menampilkan lebih banyak

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close