Tujuh Bandit Kasus Narkoba di HSS Sepanjang Januari Diungkap

oleh -121 views
MEMPERLIHATKAN – Barang bukit yang diperlihatkan dalam press release, Selasa (29/1). (Foto: mj-025/koranbanjar.net)

KANDANGAN, KORANBANJAR.NET – Sejumlah 0,95 gram sabu-sabu, 1.809 butir obat Seledryl, serta uang tunai senilai Rp 497 ribu, diperlihatkan dalam press release Polres HSS yang dilaksanakan di ruang lobby Mapolres HSS, Kandangan, Selasa (29/1/2019) pagi tadi.

Kasat Resnarkoba Polres HSS, AKP Edi Yulianto, mengatakan, seluruh barang bukti tersebut hasil dari pengungkapan tujuh kasus yang dilakukan jajaran Polres HSS dari 1 hingga 25 Januari 2019.

Tujuh kasus tersebut diungkap dari tujuh pelaku berinisial TR, HM, ZFI, APR, EF, MYD dan MKF, yang keseluruhannya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketujuh tersangka semuanya berjenis kelamin berjenis kelamin laki-laki.

“Enam orang di antaranya dilakukan penahanan, sedangkan satu orang tidak dilakukan penahanan karena kondisi kesehatan pelaku sedang sakit, jadi tidak dilakukan penahanan,” terang AKP Edi Yulianto.

Dalam press realease itu, polisi hanya menghadirkan empat tersangka karena dua tersangka lainnya masing-masing merupakan tahanan Polsek Angkinang dan tahanan Polsek Padang Batung, sedangkan satu tersangka lainnya sedang dalam kondisi sakit.

“Satu orang yang sakit tersebut diamankan di Kecamatan Loksado. Pada saat diamankan tersangka memang dalam kondisi koma, sehingga kita bawa ke rumah sakit untuk di opname, karena kita khawatir terjadi apa-apa dengan tersangka apabila kita tetap melakukan penahanan, dan kita juga melanggar undang-undang kesehatan nomor 198 jika melakukan penahanan,” jelasnya.

AKP Edi Yulianto menyebutkan, ketujuh tersangka masing-masing dikenakan pasal yang berbeda sesuai dengan jenis kasusnya.

Ia menambahkan, semua penangkapan tersangka dilakukan di wilayah Kabupaten HSS yang terdiri dari empat TKP di Kecamatan Padang Batung, dan masing-masing satu TKP di Kecamatan Angkinang, Kecamatan Loksado dan Kecamatan Kandangan.

“Pemasok rata-rata dari wilayah Kandangan sendiri. Kalau dari luar sementara masih proses pendalaman. Jadi tidak bisa diungkap sekarag karena dikhawatirkan akan mengganggu proses penyelidikan,” tandasnya.

Selain Kasat Resnarkoba Polres HSS, acara press realease ini dihadiri perwakilan dari Kejari Kandangan, Kepala BNNK HSS Maseruf, Wakil Ketua MUI HSS Salman, serta dan Kabag Humas Polres HSS Gandhi RS. (mj-025/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan