Lifestyle

Tips Menjalani Puasa Disela Aktivitas Melelahkan Ala Penyiar Radio

MARABAHAN, KORANBANJAR.NET – Menjalani ibadah puasa, sama sekali bukan alasan bagi seorang gadis cantik ini dalam menjalani aktivitas sehari-harinya.

Bagaimana tidak, pekerjaan menjadi penyiar di salah satu radio milik Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang cukup menguras tenaga dan bahkan terkadang membuatnya haus itu, senantiasa dilakukannya setiap hari sesuai dengan jadwal siarnya seraya berpuasa.

Walaupun harus diakui gadis kelahiran asli Marabahan yang bernama lengkap Nur Maulida Sari ini bahwa berprofesi menjadi penyiar radio itu cukup melelahkan terlebih di bulan puasa, namun menurutnya, apabila kedua hal itu menjadi kewajiban baginya, maka keduanya pun harus dilakukan secara bersamaan.

“Karena ibadah puasa di bulan Ramadan itu wajib dijalani umat Muslim, dan pekerjaan saya juga harus saya kerjakan, ya keduanya jadinya harus saya kerjakan tanpa alasan,” ujarnya dengan mantap kepada koranbanjar.net, Selasa (22/5).

BACA JUGA  Penghasilan Pengelola Mobil Hias Mencapai Rp500 ribu per Hari

Diceritakan gadis berhijab yang beralamat di Jalan AES Nasution Marabahan Kabupaten Batola ini, menjadi penyiar radio itu susah-susah seru.

“Kalau di awal-awal dulu sih susah. Agak sedikit canggung gitu bicaranya. Tapi Alhamdulillah, sekarang sudah lancar bicaranya. Walaupun saat on air atau sesi telepon interaktif, hajar terus,” katanya.

Saat ditanya hal-hal apa saja yang membuatnya tidak nyaman saat menyiar, perempuan yang akrab disapa Sari ini pun menceritakannya dengan lugas.

“Terkadang, apabila saya sedang on air menerima telepon interaktif, ada-ada saja penelpon yang menggodai saya. Di situ saya agak sedikit risih. Kemudian, apabila lagi asik-asiknya nyiar, semangat saya tiba-tiba turun apabila mendadak mati lampu,” bebernya.

BACA JUGA  SALAH SATU SPOT MANCING YANG MENGGIURKAN, DI SINI TEMPATNYA...

Namun, terlepas dari semua itu, Sari mengatakan, dia sangat menikmati aktivitasnya tersebut.

Bahkan, agar selalu bersemangat mengerjakan rutinitas setiap hari di bulan puasa, Sari pun membocorkan salah satu kiat utamanya kepada koranbanjar.net yang selalu ia terapkan dalam kesehariannya.

“Saya akan selalu bersemangat apabila rutinitas yang saya jalani setiap hari saya jadikan menjadi salah satu hoby saya. Contohnya seperti menyiar ini. Kata teman-teman sih saya memang suka bicara apabila bergaul. Sepertinya sih saya memang begitu. Makanya ketika harus berhadapan dengan mic di studio, saya sangat menikmatinya. Namun sebaliknya, apabila rutinitas kita tidak kita senangi, maka walaupun lagi luang, selalu saja ada alasan untuk tidak mengerjakannya. Jadi kiat utamanya, selalu jadikan pekerjaan kita menjadi hoby bagi kita,” pesannya.

BACA JUGA  Zumba Aja Say…

Selain itu, penyiar yang mengaku paling muda di antara sejumlah penyiar di Radio Pemkab Batola ini membagi satu tips agar tidak haus dalam menjalani ibadah puas.

Diceritakan Sari, ia selalu minum segelas air putih hangat setiap saur ketika menjelang imsak.

“Yang sering saya lakukan sesudah makan sahur, saya selalu minum segelas air putih hangat ketika menjelang imsak. Khasiat yang saya rasakan, saya sangat jarang sekali merasa haus meskipun dituntut harus banyak bicara ketika menyiar,” ucapnya. (dny)

Tags
Menampilkan lebih banyak

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close