oleh

Tingkatkan Kapasitas Petani di Wilayah Food Estate, BBPP Binuang Gelar Pelatihan Tematik

Tingkatkan Kapasitas Petani Di Wilayah Food Estate Kalteng, BBPP Binuang Gelar Pelatihan Tematik di Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah.

PULANG PISAU,koranbanjar.net – Tidak dapat dipungkiri bahwa pestisida kimia memiliki peran dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

Namun penggunaan pestisida kimia memiliki dampak jangka panjang yang merugikan, mulai turunnya nilai kesuburan tanah hingga permasalahan zat-zat kimia berbahaya.

Pestisida kimia juga dapat menjadi residu pada produk yang dihasilkan.

Untuk menekan dampak merugikan tersebut perlu digalakkan budidaya tanaman yang mengurangi penggunaan pestisida kimia.

Melalui pengembangan budidaya padi bebas residu untuk menghasilkan gabah/beras yang berkualitas.

Dalam upaya menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang.

Meningkatkan kapasitas petani di wilayah food estate dengan melaksanakan pelatihan Tematik Budidaya Padi Lahan Rawa Bebas Residu.

Kegiatan pelatihan yang digelar di Balai Desa Belanti Siam Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah selama 3 hari dari 21- 23 September 2020.

Diikuti 32 orang petani dan Penyuluh Pertanian dari Kecamatan Pandih Batu dan Kecamatan Maliku.

Melalui pelatihan ini diharapkan petani dapat memahami bagaimana melaksanakan pertanian yang lebih ramah lingkungan dengan menerapkan pengendalian hama dan penyakit menggunakan pestisida nabati.

Fasilitator dan narasumber yang menyampaikan materi berasal dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang.

Lalu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Malang, Balai Besar Penelitian Padi Sukamandi, dan Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau.

“Setelah mengikuti pelatihan diharapkan petani dapat membuat pestisida nabati dan mengaplikasikannya pada kegiatan budidaya padi yang dilaksanakan mereka,” pesan Adi Widiyanto selaku koordinator akademik dan fasilitator pada pelatihan tersebut. (Adi/bbppbinuang/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: