oleh

Tingkah Laku Pengemis sudah Mulai Memaksa, Pedagang pun Mengeluh

MARTAPURA, koranbanjar.net – Zainuddin, salah satu perwakilan dari pedagang makanan yang berada di kawasan dekat Jl. Sukaramai, Kota Martapura mengeluhkan kenyamana para wisatawan atau pengunjung yang terganggu dengan adanya para pengemis dan pengamen di lokasi.

Para pengunjung mengeluhkan kondisi ini, karena mereka merasa terganggu kenyamanan mereka saat berbelanja. Tak hanya minta uang, sebagian pengemis dan pengamen ini juga kadang minta makanan dari para pedagang.

Hal ini disampaikan Zainuddin saat mengikuti Program Sosialisasi Peningkatan Disiplin Pedagang Kaki Lima (PKL) di Aula Gedung Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, Kamis (08/03) kemarin.

“Belum lagi buhan pariwisata belanja atau makan, buhan pengamen lawan pengemis sudah mendatangi,” ucapnya.

Dia juga menambahkan,  sampai ada yang memaksa mintai duit. “Setengah memalak lah jadinya,” ujar dia.

Menurut Plt Direktur PD Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, saat ditemui wartawan koranbanjar.net, Juma’at (09/013) tadi, terkait permaslahan yang dihadapi para pedagang, yang mengeluhkan dengan keberadaan pengemis dan pengamen, pihaknya bersama instansi terkait akan menindaklanjuti permasalahan ini.

“Kami akan mengadakan sosialisasi dan teguran terlebih dulu,” ujarnya.

Dan apabila masih ada didapati pengemis dan pengamen yang beroperasi di wilayah Pasar Martapura, setelah pihaknya melakukan sosialisasi dan teguran, maka PD Pasar Bauntung Batuah bersama  instansi terkait akan mengadakan Rapat Koordinasi untuk menindak lanjuti masalah ini dengan serius.

“Pihak kami akan berkoordinasi bersama Satpol PP dan Dinas Sosial untuk melakukan penertiban dan pembinaan,” tuturnya.

 “Sebelumnya sudah pernah juga diadakan penertiban para pengemis dan pengamen,” imbuhnya.

Namun setelah tidak terpantau lagi oleh dinas terkait, mereka balik lagi, untuk itu PD. Pasar Bauntung Batuah akan menurunkan perutas trantib yang nanti bekerjasama dengan Satpol PP untuk memperketat pemantauan terhadap pengemis dan pengamen yang masih beroperasi di sana.(zdn)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: