Tim Cagub H Denny dan BirinMU Bentrok di Halaman Masjid Nurul Iman

  • Bagikan
Suasana bentrok pagi tadi di Masjid Nurul Iman, Desa Pemurun Baru, Kota Banjarmasin. (foto:koranbanjar.net)

Tim Hukum Calon Gubernur Kalimantan Selatan, H Denny Indrayana telah terlibat bentrok dengan seorang warga yang diduga Tim Calon Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor (BirinMU), Salmansyah, di halaman Masjid Nurul Iman, Jl Prona 1 Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Rabu pagi (31/3/2021) sekitar pukul 07.00 Wita.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Kejadian berawal ketika rombongan Cagub, H. Denny Indrayana mengikuti sholat subuh berjamaah di Masjid Nurul Iman, Jl Prona 1 RT 12 RW 1 Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Menurut seorang warga yang diduga Tim Cagub H. Sahbirin Noor, Salmansyah dalam video yang berdurasi 00.46 detik, usai sholat dia duduk di depan Tim Hukum Cagub H Denny. Kemudian Zurkani menusuk pantat korban dengan ujung jari kaki.

“Jadi aku tadi habis sholat, habis itu mendengar ceramah. Kebetulan aku duduk, di belakang Zurkani, sekalinya buritku dicucuknya dengan batisnya (pantat ditusuk dengan jari kaki, red). Kaget aku, ada apa ini? Lalu aku dibawa keluar. Maskerku dipacul (lepas, red), pagat. Lalu ribut, muhaku (wajahku, red) ditamparnya, ” ucap dia.

Salmansyah mengaku dipukul karena disebut penyusup. “Saya warga sini. Itu harus diselesaikan secara hukum yang berlaku aja, tidak terima aku,” pungkasnya.

Zurkani (kanan) saat bentrok dengan Salmansyah (kiri). (foto:tangkapan layar video)

Di tempat terpisah, Tim Hukum Cagub H Denny Indrayana, Zurkani ketika dihubungi koranbanjar.net, pada Rabu malam, (31/3/2021) menjelaskan, terkait dengan tuduhan Salmansyah dalam sebuah video yang beredar di media sosial, menyebutkan dirinya telah melakukan pemukulan, sama sekali tidak benar.

Kronologisnya, terang Zurkani, H Denny Indrayana beserta rombongan memang sudah rutin melakukan sholat berjamaah di masjid-masjid. Subuh tadi, H Denny dan rombongan, termasuk dirinya melaksanakan sholat subuh di Masjid Nurul Iman.

Sebelum menuju masjid tersebut, dia sudah mendapat informasi, bahwa Selasa dinihari, (30/3/2021) pukul 02.00 Wita, sekitar masjid sudah didatangi sekelompok orang berjumlah 20 orang yang diduga dari Tim BirinMU.

“Saat kami menunaikan sholat subuh berjamaah, kami mencurigai ada sekitar 20 orang mondar-mandir di lingkungan masjid. Kemudian, setelah sholat selesai, dilanjutkan tausiyah, ada salah seorang (Salmansyah) masuk dari pintu belakang masjid, kemudian duduk di depannya. Jadi dia masuk masjid tidak melaksanakan sholat subuh, tetapi setelah sholat subuh baru masuk,” beber Zurkani.

Diakui Zurkani, dia mencolek pinggang Salmansyah. Selanjutnya, Salmansyah menoleh ke belakang dan menanyakan maksud dirinya mencolek. Lalu Zurkani menanyakan kehadiran Salmansyah yang datang sesudah sholat subuh. Terjadilah pertengkaran mulut, berikutnya Zurkani dan Salmansyah ke luar masjid.

“Saya hanya membuka masker, langsung dibalas dengan tangkisan, saya menghindar. Kemudian dia (Salmansyah) menendangnya lagi terkena kaki, saya kembali menghindar. Lalu saya pasang kuda-kuda, kemudian sampai itu aja. Jadi tidak ada pemukulan,” kata Zurkani seraya mengirimkan video yang merekam peristiwa tersebut.

Tak lama setelah insiden itu terjadi, pihak Polresta Banjarmasin tiba di lokasi melakukan penyelidikan. Kemudian kedua belah pihak digiring ke Polresta Banjarmasin untuk menjalani proses BAP.

Kapolresta Banjarmasin melalui Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Alfian Tri Permadi saat dimintai konfirmasi tentang kejadian itu tidak dapat memberikan keterangan panjang lebar. “Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya.(mj-33/sir)

 

 

 

 

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *