Tim Basket Indonesia Masih Tambah Pemain Naturalisasi

  • Bagikan

Timnas basket Indonesia diharapkan bisa mendapat satu tambahan pemain naturalisasi yang tengah diajukan PP Perbasi. Sang pemain diproyeksi untuk tampil di FIBA Asia Cup 2021.

KORANBANJAR – Sekretaris Jenderal PP Perbasi Nirmala Dewi, mengatakan pihaknya tengah mengusahakan proses naturalisasi untuk satu pemain ini agar selesai sebelum FIBA Asia Cup 2021 bergulir di Jakarta pada 17-29 Agustus mendatang.

“Kami sedang melakukan proses naturalisasi. Untuk waktunya apakah cukup atau tidak kami sudah komunikasi dengan kementerian terkait,” kata Nirmala dikutip dari Antara, Rabu (28/4/2021).

“Kami memang butuh cepat dan sudah dibicarakan. Alhamdulillah sudah dapat dukungan langsung dari Menkumham Yasona Laily agar selesai tepat waktu,” ungkap Nirmala.

Nirmala menyebut satu pemain tambahan ini berusia 23 tahun sehingga bisa memperkuat timnas di FIBA Asia Cup 2021. Namun ia tidak merinci lebih lanjut nama dan asal pemain tersebut.

Selain satu pemain itu, Nirmala mengatakan Perbasi juga akan segera menaturalisasi dua pemain asal Senegal, yakni Dame Diagne dan Serigne Madou Kane, yang sempat membela Indonesia Patriots pada fase reguler Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021.

Namun menurut Nirmala, kedua pemain tersebut tidak diproyeksikan untuk FIBA Asia Cup 2021 karena usianya masih tergolong muda. Keduanya ditargetkan bermain pada FIBA World Cup 2023, di mana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah bersama Filipina dan Jepang.

“Memang sekarang kami masih memakai teman-teman yang ada karena rasanya belum bisa memakai pemain Senegal ini karena faktor usia.”

“Tapi yang naturalisasi pemain usia 23 tahun yang baru, kalau selesai sebelum FIBA Asia Cup 2021 mudah-mudahan bisa bermain dengan timnas. Tapi plan A dan B tetap disiapkan dan kami juga akan mengoptimalkan pemain saat ini,” tuturnya.

Sejauh ini, timnas Indonesia sudah memiliki dua pemain naturalisasi, yakni Brandon Jawato dan Lester Prosper. Keduanya sempat tampil membela Merah Putih dalam Kualifikasi FIBA Asia Cup tahun lalu.

Namun, khusus Brandon Jawato, telah ditetapkan sebagai pemain lokal Indonesia alih-alih pemain naturalisasi dengan “restriction” karena pertimbangan beberapa faktor. Ayah Brandon diketahui berasal dari Indonesia, partisipasi Brandon di kompetisi nasional profesional, serta durasi dia tinggal di Indonesia juga dianggap sudah cukup lama yakni sejak 2015. (suara.com)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *