oleh

Tiga Sekawan Nahas Bersama

KOTABARU, koranbanjar.net – Diduga karena tak bisa menguasi laju sepeda motor saat melintas di sebuah tikungan di kilometer 321 Jalan Nasional, Desa Sei Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru, tiga sekawan dari warga Desa Cantung Kiri Hilir, Jumaidi, M Supianoor, dan Rahmad Rijani, tertabrak mobil truk tangki crude palm oil (CPO), yang dikemudikan Sandoyo, pada Jumat (15/11/19), sekitar pukul 15.30 wita.

Akibat kecelakaan itu, Jumaidi, yang merupakan pengemudi sepeda motor, dan M Supianoor, pembonceng paling belakang, dinyatakan tewas. Sementara, Rahmad Rijani, yang duduk di posisi tengah, mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Kotabaru, AKP Lendra Ambarsari mengatakan, tabrakan maut itu terjadi dari arah berlawanan. Mobil truk tangki CPO dari arah Desa Cantung Kiri Hilir menuju Serongga. Sedangkan Jumaidi yang membonceng dua temannya dengan motor Yamaha Byson bernomor polisi DA 3761 ZAA, melaju dari arah sebaliknya.

“Di tikungan ke kiri dari arah Serongga menuju Cantung, sepeda motor mereka oleng ke kanan hingga melewati marka jalan, dan lalu tertabrak bagian depan mobil truk tangki,” katanya.

Kemudian, sopir yang sebelumnya sempat membanting arah truknya ke kiri, mengakibatkan truk oleng dan terbalik ke sebelah kanan jalan. Beruntung sopir truk selamat dalam kejadian itu.

Minyak sawit mentah dari dalam tangki yang diangkut mobil truk CPO tertumpah membasahi jalanan.

Usai tabrakan, tiga sekawan pengedara motor sempat dilarikan ke Puskesmas Kelumpang Hulu. Namun nyawa Jumaidi dan M Supianoor tak tertolong.

“Jumaidi meninggal di tempat. Tak lama kemudian, ternyata M Supianoor juga meninggal dunia,” ujarnya.

Peristiwa kecelakaan ini sudah ditangani petugas kepolisian setempat. “Barang bukti kejadian sudah diamankan di Pospol Lantas Serongga,” ucap Lendra. (cah/dny)

Komentar

Jangan Lewatkan