Dua Desa di Hulu Sungai Selatan Jadi Sasaran TMMD ke 110

  • Bagikan
Pemkab HSS bersama Kodim 1003/Kandangan melihat langsung lokasi TMMD. (Sumber foto : untuk koranbanjar.net)
Pemkab HSS bersama Kodim 1003/Kandangan melihat langsung lokasi TMMD. (Sumber foto : untuk koranbanjar.net)

Dua desa di Hulu Sungai Selatan terpilih sebagai lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110. Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry bersama Danrem 101/Antasari Brigjend Inf Firmansyah menghadiri pembukaan TMMD ke 110 di Makodim 1003/Kandangan, Selasa (2/3/2021).

HULUSUNGAISELATAN, koranbanjar.net – Pembukaan TMMD ke 110 ini digelar secara sederhana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS, Korem 101/Antasari, Forkompinda HSS beserta jajarannya turut menghadiri acara.

Bupati HSS, Achmad Fikry mengatakan, Pemkab HSS menyambut baik pelaksanaan TMMD ke 110 Kodim 1003/Kandangan di wilayahnya.

“Ini sangat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan,” kata Achmad Fikry.

Menurut Bupati HSS, program TMMD begitu terasa sekali. Apalagi, masyarakat juga ikut berperan dalam proses pembangunan desa.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap program dari jajaran TNI ini terus berlanjut.

“Semoga program berlanjut dan bermanfaat, kami pemerintah terus mendukung kegiatan¬† semaksimal mungkin,” tandas Achmad Fikry.

Sasaran TMMD pada tahun 2021 yakni pelaksanaan pembangunan di Desa Batu Bini, Kecamatan Padang Batung Kabupaten HSS.

Pembuatan kurang lebih jalan sepanjang 1,3 km dengan lebar 6 meter dan jembatan, perbaikan mushalla serta dua buah rumah akan dilaksanakan TMMD di Dusun Pariangan dan Malilingin, Desa Batu Bini.

Pelaksanaan TMMD ke 110 tahun anggaran 2021 di Kabupaten HSS sendiri menelan biaya dengan jumlah sekitar 1,4 miliar.

Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Firmansyah memberikan bibit ikan kepada warga. (Sumber foto : untuk koranbanjar.net)
Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Firmansyah memberikan bibit ikan kepada warga. (Sumber foto : untuk koranbanjar.net)

Disampaikan Danrem 101/Antasari, Brigjen Inf Firmansyah bahwa Operasi Bhakti TMMD dilakukan dua daerah berbarengan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Pertama di wilayah HSS, dan di Kabupaten Tabalong,” katanya.

TMMD dimaksudkan agar masyarakat bisa merasakan percepatan pembangunan di wilayah setempat sehingga menjadi rakyat sejahtera.

Kemudian, TNI juga membuka daerah yang terisolir atau sulit diakses oleh warga.

“Setelah TMMD, pemerintah daerah bisa menindaklanjuti agar lebih maksimal,” pungkasnya. (syn/dya)

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *